Berita Viral Terkini

Polisi Selidiki Kematian Misterius Sutrimo di Kebayoran Baru

Ding Anyi ApuiPublished 27 Jul 2026 - 01.130 Reads
Bagikan WhatsAppX
Polisi Selidiki Kematian Misterius Sutrimo di Kebayoran Baru
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) saat ini tengah mendalami misteri di balik meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo. Penyelidikan ini bermula ketika pria tersebut ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di area halaman Klinik Mordent, yang berlokasi di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Institusi penegak hukum tersebut langsung bergerak cepat untuk menelusuri rentetan peristiwa yang mengawali penemuan korban di depan fasilitas yang diduga sebagai klinik kecantikan tersebut. Langkah penyelidikan diambil guna memastikan apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban akhirnya dievakuasi dari lokasi kejadian menuju fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Berdasarkan keterangan tertulis yang disampaikan pada hari Minggu tanggal 26 Juli, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Kombes) Budi Hermanto, menjelaskan kronologi awal penanganan korban. Setelah ditemukan tergeletak tak berdaya di pelataran Klinik Mordent, Sutrimo langsung dibawa menggunakan armada ambulans. Tujuan evakuasi tersebut adalah Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring agar korban segera mendapatkan penanganan. Namun, pihak rumah sakit yang menerima kedatangan pasien memberikan keterangan resmi kepada kepolisian bahwa Sutrimo sudah dalam keadaan meninggal dunia saat tiba di lokasi perawatan.

Seiring dengan berjalannya proses hukum, berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya mulai beredar luas di tengah masyarakat terkait kondisi fisik maupun latar belakang pekerjaan korban. Terdapat desas-desus yang menyebutkan bahwa saat pertama kali ditemukan, bagian mulut korban dalam kondisi mengeluarkan busa. Selain itu, muncul pula narasi yang mengaitkan sosok Sutrimo dengan pejabat di lingkungan kejaksaan. Ia disebut-sebut bekerja sebagai kepala rumah tangga atau Karumga dari mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Upaya untuk memverifikasi kebenaran rumor pekerjaan ini telah dilakukan dengan menghubungi Febri Diansyah, selaku kuasa hukum dari Febrie Adriansyah. Kendati demikian, hingga saat ini pihak kuasa hukum tersebut belum memberikan respons atau jawaban apa pun terkait informasi yang beredar.

Also Read

Penindakan Tambang Emas Tanpa Izin di Hutan Bolaang Mongondow Tetapkan Dua Tersangka

Merespons berbagai spekulasi mengenai identitas dan penyebab pasti insiden tersebut, Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa aparat kepolisian masih berupaya keras melacak sosok korban yang sebenarnya. Penanganan perkara ini tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melibatkan kerja sama intensif antara Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Selatan. Tim gabungan ini sedang fokus mengumpulkan berbagai bahan keterangan yang relevan. Proses klarifikasi pun tengah dijalankan secara maraton dengan memanggil sejumlah pihak yang dinilai memiliki kaitan erat atau mengetahui peristiwa tersebut. Pihak-pihak yang dimintai keterangan mencakup anggota keluarga korban, pengemudi ambulans yang melakukan evakuasi, hingga para petugas Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring.

Selain menggali keterangan dari para saksi mata dan pihak terkait, penyelidik kepolisian juga menelusuri berbagai dokumen penting yang bisa menjadi petunjuk utama. Kombes Budi Hermanto merinci bahwa timnya sedang mendalami rekam medis milik almarhum serta melacak riwayat pemesanan ambulans yang digunakan pada hari kejadian. Penelusuran terhadap lokasi awal di mana almarhum ditemukan, beserta informasi-informasi lain yang saling berkaitan, juga menjadi fokus utama pendalaman materi penyelidikan. Kepolisian berkomitmen penuh bahwa seluruh tahapan penelusuran kematian Sutrimo akan dilaksanakan secara profesional dan penuh kehati-hatian. Semua langkah hukum dipastikan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar fakta peristiwa dapat tergambar secara utuh.

Also Read

Desakan Penggeledahan Rumah Kebayoran Milik Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Mengingat proses penyelidikan yang masih terus bergulir, pihak kepolisian menyatakan belum bisa menarik kesimpulan akhir atau memastikan apa yang menjadi penyebab utama hilangnya nyawa Sutrimo. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat agar menahan diri. Publik diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya atau menciptakan spekulasi-spekulasi baru. Kombes Budi Hermanto menjanjikan bahwa setiap perkembangan dari hasil penyelidikan gabungan ini akan disampaikan kembali kepada publik secara proporsional, tepat setelah aparat penegak hukum berhasil memperoleh fakta-fakta yang dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca