Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Nasional

Kemarau Panjang di Cilacap, Petani Jual Bongkahan Tanah untuk Bertahan Hidup

Yolanda TobanDiterbitkan 9 Sep 2026 - 20.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemarau Panjang di Cilacap, Petani Jual Bongkahan Tanah untuk Bertahan Hidup
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Kekeringan panjang yang melanda wilayah Jawa Tengah memaksa sejumlah petani di Desa Ujungmanik, Cilacap, mencari cara lain untuk bertahan hidup. Lahan pertanian yang mengering dan tidak dapat digunakan lagi untuk bercocok tanam membuat warga beralih memanfaatkan lahan mereka dengan mendongkel bongkahan tanah atau lungka untuk diperjualbelikan.

Alternatif Pendapatan Akibat Gagal Panen

Kondisi lahan yang mengering membuat aktivitas penanaman komoditas pertanian terhenti. Salah seorang petani setempat, Kholiq, mengungkapkan bahwa aktivitas mendongkel bongkahan tanah menjadi sandaran warga untuk menopang kebutuhan hidup sehari-hari di tengah ancaman gagal panen.

"Ya karena kemarau jadi para petani kan di sini dongkel lungka itu buat menunjang keseharian, ya karena tidak bisa ditanami palawija gitu," ujar Kholiq kepada CNN Indonesia TV.

Baca Juga

Dugaan Keracunan MBG Dialami Ratusan Siswa di Pati, Kasus Serupa Terjadi di Bantul dan Madiun

Dugaan Keracunan MBG Dialami Ratusan Siswa di Pati, Kasus Serupa Terjadi di Bantul dan Madiun

Bongkahan tanah yang digali dari lahan persawahan tersebut dijual sebagai tanah uruk yang dimanfaatkan sebagai bahan untuk membangun rumah. Menurut penuturan Kholiq, satu truk penuh berisi bongkahan tanah dihargai sebesar Rp140.000. Hasil penjualan tanah ini menjadi alternatif sumber penghasilan bagi warga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, terutama saat lahan kering memicu kegagalan panen.

Permintaan Tanah Uruk Meningkat

Penjualan bongkahan tanah pertanian ini turut melibatkan jasa pengangkutan lokal. Salah seorang sopir truk, Karsim Siswandi, menjelaskan bahwa tanah uruk banyak diminati oleh pemilik rumah selama musim kemarau karena kondisi tanah bangunan yang cenderung menjadi labil.

"Ini dibeli untuk uruk rumah karena musim kemarau itu tanahnya kan labil kayak gitu jadi diuruk lah ini," ucap Karsim kepada CNN Indonesia TV.

Baca Juga

Jaksa KPK Ungkap Ruangan Dirjen Bea Cukai Disegel, Tapi Ada yang Copot

Jaksa KPK Ungkap Ruangan Dirjen Bea Cukai Disegel, Tapi Ada yang Copot

Karsim menambahkan bahwa tingginya kebutuhan urukan membuat sopir truk dapat mengangkut bongkahan tanah hingga lima kali dalam sehari. Pengiriman tanah uruk tersebut dilakukan demi memenuhi permintaan pengerjaan bangunan di berbagai desa sekitar.

Kekeringan yang melanda kawasan Jawa Tengah ini tercatat telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan. Kondisi kering tersebut diprediksi masih akan terus berlangsung hingga penghujung September 2026.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa TengahkekeringanCilacap

Berita Terbaru Lainnya

Residivis Narkoba di Pariaman Kembali Ditangkap, Polisi Sita Sabu dan GanjaKebakaran Landa Dapur Gizi dan Ruang Laundry RSSA MalangSolusi Perangkat Tanpa Modul Bawaan, Cara Memasang Bluetooth di Laptop dan MenghubungkannyaDugaan Keracunan MBG Dialami Ratusan Siswa di Pati, Kasus Serupa Terjadi di Bantul dan MadiunJaksa KPK Ungkap Ruangan Dirjen Bea Cukai Disegel, Tapi Ada yang CopotAlphard Tabrak Lari Berujung Kecelakaan Beruntun Parah di SurabayaMendag Wanti-Wanti UMKM Lokal, RI Diserbu Produk Asing Bermodal BesarDua Anggota DPRD Pemalang Dipanggil KPK Terkait Kasus Bupati Anom

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap