Aksi tabrak lari yang melibatkan sebuah mobil Toyota Alphard berujung pada kecelakaan beruntun di Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Rabu (9/9) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada belasan kendaraan dan melukai sedikitnya lima orang.
Insiden bermula ketika Toyota Alphard berwarna hitam dengan nomor polisi N 1882 NCI menabrak mobil Daihatsu Xenia di persimpangan lampu merah Jalan Arif Rahman Hakim. Tabrakan awal tersebut menyebabkan Xenia terdorong hingga mengenai seorang pengendara sepeda motor. Bukannya berhenti, pengemudi Alphard justru melarikan diri ke arah Jalan Menur Pumpungan.
Seorang saksi di lokasi, Naufal, menuturkan bahwa pengendara motor yang tertabrak sempat berupaya mengejar mobil mewah tersebut. Namun, Alphard terus melaju kencang tanpa membunyikan klakson dan langsung menyeruduk deretan kendaraan serta sebuah rombong bakso di pinggir jalan.
6 Ruko di Bogor Kebakaran Akibat Korsleting Listrik, Termasuk Kafe-Salon

Laju Alphard baru terhenti di bahu jalan sebelah kiri tepat di depan sebuah dealer motor setelah menghantam bagian belakang mobil Honda Yaris berwarna putih. Akibat benturan keras tersebut, bagian depan Alphard ringsek parah dan kaca depannya pecah, sementara Honda Yaris mengalami kerusakan berat di bagian depan maupun belakang.
Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Sukolilo, Ipda Bambang Sutrisno, mengonfirmasi bahwa kecelakaan beruntun ini melibatkan total 13 kendaraan, yang terdiri dari 3 mobil terparkir dan 10 sepeda motor. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun sejumlah korban mengalami luka berat dan luka ringan.
Harga Beras di Jateng Naik, Gubernur Instruksikan Intervensi Pasar

Sebanyak lima korban luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Sesaat setelah kejadian, pria yang diduga sebagai pengemudi Alphard sempat dikerumuni warga di sekitar lokasi dealer motor sebelum akhirnya dievakuasi oleh aparat kepolisian yang tiba di lokasi. Bambang menyatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan saat berkendara. Kasus tabrak lari dan kecelakaan beruntun ini kini diserahkan kepada Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sukolilo untuk proses penyelidikan lebih lanjut.






