Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Prabowo Dapat Laporan Lahan Terbakar Jadi Kebun Sawit, Ancam Cabut Izin dan HGU Korporasi

Uria KilaDiterbitkan 8 Sep 2026 - 05.07 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Prabowo Dapat Laporan Lahan Terbakar Jadi Kebun Sawit, Ancam Cabut Izin dan HGU Korporasi
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan mengenai adanya unsur kesengajaan dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masif, yang berujung pada pengalihfungsian lahan terbakar menjadi area perkebunan kelapa sawit.

Temuan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas penanganan bencana alam yang dipimpin Presiden Prabowo secara virtual melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (7/9/2026). Rapat tersebut membahas sejumlah bencana, mulai dari gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi Gunung Anak Krakatau, hingga penanganan karhutla.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan adanya bukti lapangan mengenai praktik pembakaran yang disengaja. Di Jambi, aparat mengamankan pelaku pembakaran hutan yang mengaku diupah sejumlah uang untuk melakukan aksinya.

"Dan memang di lapangan betul sekali memang ada upaya-upaya kesengajaan dengan cara membakar, kami menangkap di Jambi ada pelaku pembakaran hutan dan memang disuruh dengan uang hanya Rp 500 ribu, diberi uang," ujar Suharyanto dalam rapat tersebut.

Baca Juga

Water Bombing TNI AU Akan Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Galuga Bogor

Water Bombing TNI AU Akan Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Galuga Bogor

Indikasi serupa juga ditemukan di Kalimantan Barat. Suharyanto memaparkan bahwa berdasarkan pantauan gambar, area yang baru saja terbakar sudah beralih fungsi menjadi rencana penanaman sawit, bahkan saat titik api di lokasi lain belum sepenuhnya padam.

Tindak Tegas dan Evaluasi Izin Korporasi

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan aparat penegak hukum untuk menyelidiki secara mendalam para pelaku perorangan maupun korporasi yang terbukti membakar lahan demi membuka kebun sawit. Kepala Negara menegaskan sanksi tegas akan dijatuhkan kepada perusahaan yang melanggar aturan.

Prabowo menyatakan siap mencabut izin usaha serta Hak Guna Usaha (HGU) milik korporasi yang terlibat pembakaran hutan. Terkait langkah tersebut, Presiden meminta jajaran terkait menyerahkan daftar perusahaan yang bermasalah untuk dievaluasi.

Evaluasi perizinan dan kawasan tersebut rencananya akan melibatkan Menteri Kehutanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Baca Juga

Kebakaran di Kawasan TPA Galuga, Bupati Bogor, Masih Ada Titik Api

Kebakaran di Kawasan TPA Galuga, Bupati Bogor, Masih Ada Titik Api

Penegakan Hukum oleh Kepolisian

Dari sisi penegakan hukum, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa jajarannya telah menangani ratusan kasus terkait kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah.

Kepolisian telah memproses 200 laporan polisi (LP) dan mengamankan 138 orang tersangka. Berdasarkan hasil penyidikan, sebanyak 119 tersangka diduga melakukan pembakaran secara sengaja, sementara 18 tersangka lainnya akibat kelalaian.

Selain menyasar pelaku individu, Polri saat ini memproses 8 korporasi dan tengah melakukan pendalaman penyelidikan terhadap 18 perusahaan lain yang terindikasi terlibat dalam kasus karhutla.

Sumber: Liputan6

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoKarhutlabnpb

Berita Terbaru Lainnya

Water Bombing TNI AU Akan Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Galuga BogorKebakaran di Kawasan TPA Galuga, Bupati Bogor, Masih Ada Titik ApiBulog Tambah Kuota Penyaluran Beras SPHP 1 Juta Ton Antisipasi Dampak El Nino hingga Maret 2027Kabareskrim Ungkap 78 Titik Rawan Konflik Agraria di IndonesiaKondisi Udara Jakarta Usai Penyiraman Abu Anak Krakatau Mulai MembaikCerita WN Arab Saudi Tertahan 2 Hari di Soekarno-Hatta Imbas Abu Anak Krakatau5 Tewas usai Pesawat Kargo Amazon Tergelincir di Bandara MiamiMenilai Mutu Pendidikan dari Video Viral dan Tantangan Evaluasi Berbasis Data

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap