Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiKesehatanPendidikanBusinessNationalPopuler
Beranda/National

Presiden Prabowo Tinjau Posko Penanganan Karhutla di Lanud Supadio Kalimantan Barat

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 23 Agu 2026 - 08.48 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Presiden Prabowo Tinjau Posko Penanganan Karhutla di Lanud Supadio Kalimantan Barat
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan agenda kunjungan kerja secara langsung ke posko penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpusat di Posko Satgas Udara, Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Peninjauan lapangan oleh Kepala Negara ini dilakukan guna memantau perkembangan situasi terkini terkait bencana kebakaran serta memastikan koordinasi penanggulangan karhutla antarinstansi berjalan secara terpadu di wilayah Kalimantan Barat.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Posko Satgas Udara Lanud Supadio menjadi momentum penting bagi konsolidasi seluruh jajaran instansi penanggulangan bencana, baik di tingkat pusat maupun daerah. Lanud Supadio difungsikan sebagai markas komando satgas udara yang mengoordinasikan pemantauan titik panas dan operasi penanganan karhutla. Melalui kunjungan ini, Kepala Negara mengamati secara langsung perkembangan kondisi titik api dan kepulan asap yang melanda wilayah provinsi tersebut.

Pemerintah pusat memandang bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat memerlukan keterpaduan langkah darurat yang didasarkan pada data lapangan yang mutakhir dan valid. Oleh karena itu, agenda kunjungan di Lanud Supadio Pontianak difokuskan pada penerimaan laporan faktual dari para pemangku kepentingan yang bertugas di lapangan serta peninjauan kesiapan seluruh unsur satuan tugas dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan secara terarah.

Kunjungan Kerja Presiden Prabowo Subianto di Lanud Supadio Pontianak

Lanud Supadio di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, menjadi pusat perhatian penanggulangan karhutla seiring dengan kedatangan Presiden Prabowo Subianto. Pangkalan udara ini menaungi Posko Satgas Udara yang difungsikan sebagai pusat kendali untuk mengoordinasikan pemantauan udara, mendeteksi sebaran titik api, serta mengarahkan upaya penanganan di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat.

Kedatangan Presiden Prabowo Subianto secara langsung ke posko penanganan karhutla di Lanud Supadio mencerminkan komitmen pemerintah terhadap penanganan dampak lingkungan dan keselamatan masyarakat di Kalimantan Barat. Peninjauan posko ini menjadi sarana bagi pimpinan tertinggi negara untuk mengevaluasi kinerja satgas, keterpaduan komando antara pemerintah pusat dan daerah, serta kesiapan instrumen teknis yang dikerahkan dalam pemadaman api dan penanganan kepulan asap.

Dalam kunjungan tersebut, Posko Satgas Udara Lanud Supadio menjadi wadah pertemuan koordinasi para pejabat kementerian, lembaga, dan pimpinan daerah. Di posko ini, Presiden berdialog langsung dengan jajaran pelaksana operasi penanggulangan karhutla guna meninjau kesiapan teknis, memvalidasi data penginderaan satelit, dan menilai langkah-langkah yang telah diimplementasikan dalam menghadapi sebaran titik panas di Kalimantan Barat.

Peninjauan langsung ini sekaligus memperkuat pentingnya fungsi posko sebagai pusat komando operasional. Dengan pemusatan koordinasi di Posko Satgas Udara Lanud Supadio, pertukaran data mengenai lokasi titik api, sebaran asap, dan dinamika cuaca dapat segera dirumuskan menjadi langkah operasional yang nyata dalam penanggulangan karhutla di lapangan.

Permintaan Pembaruan Situasi dan Arahan Langsung Presiden

Setibanya di Posko Satgas Udara Lanud Supadio pada Sabtu, 22 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto segera meminta pembaruan informasi terkini dari seluruh instansi yang berwenang. Presiden meminta para pimpinan kementerian dan lembaga yang hadir untuk memberikan laporan mendalam mengenai kondisi faktual karhutla beserta langkah-langkah penanganan yang sedang berjalan di Kalimantan Barat.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa maksud utama kunjungannya ke Posko Satgas Udara Lanud Supadio adalah untuk menyaksikan dan memahami keadaan setempat yang nyata. Presiden menekankan pentingnya mendengarkan paparan komprehensif mengenai situasi riil di lapangan dari para pihak yang bertanggung jawab secara langsung dalam penanganan bencana di daerah.

Dalam suasana koordinasi di posko penanganan karhutla tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan secara tegas di hadapan jajaran pejabat yang hadir. "Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata. Sekarang saya lihat siapa yang bisa kasih saya presentasi tentang situasi," kata Presiden Prabowo saat membuka sesi pemaparan di Posko Satgas Udara Lanud Supadio.

Arahan Presiden tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk mengambil kebijakan penanganan bencana berdasarkan fakta dan data aktual di lapangan. Dengan meminta presentasi yang jelas mengenai situasi mutakhir, Kepala Negara memastikan bahwa setiap evaluasi dan arahan strategis didasarkan pada realitas kondisi kebakaran hutan dan lahan yang tengah dihadapi oleh petugas di wilayah Kalimantan Barat.

Kolaborasi Komprehensif Antara Pemerintah Pusat dan Unsur Daerah

Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat melibatkan kerja sama yang erat antara jajaran pemerintah pusat dan otoritas daerah. Agenda peninjauan di Posko Satgas Udara Lanud Supadio pada Sabtu, 22 Agustus 2026, dihadiri oleh delapan pimpinan kementerian dan lembaga dari pemerintah pusat serta sepuluh pimpinan unsur pemerintah daerah dan instansi terkait.

Baca Juga

Bulog Pastikan Ketersediaan Stok Beras dan Distribusi Pangan di Nusa Tenggara Timur Tetap Terjaga

Bulog Pastikan Ketersediaan Stok Beras dan Distribusi Pangan di Nusa Tenggara Timur Tetap Terjaga

Kehadiran delapan pimpinan kementerian dan lembaga dari pemerintah pusat memperlihatkan dukungan penuh tingkat nasional terhadap penanganan darurat karhutla di Kalimantan Barat. Koordinasi lintas lembaga pusat ini penting guna menyelaraskan dukungan teknis, alokasi sumber daya penanggulangan bencana, serta pengawasan kebijakan langsung dari kementerian/lembaga terkait.

Sementara itu, partisipasi sepuluh pimpinan unsur pemerintah daerah dan instansi terkait mencerminkan kesiapan otoritas lokal dalam memimpin penanganan di tingkat kewilayahan. Pihak-pihak yang hadir dan berkoordinasi secara langsung di posko tersebut meliputi unsur pemerintah daerah, gubernur, kepolisian daerah (Polda), komando daerah militer (Kodam), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sinergi antara pemerintah daerah yang dipimpin oleh gubernur, jajaran kepolisian daerah, komando daerah militer, Basarnas, dan BNPB membentuk struktur penanganan terpadu di Kalimantan Barat. Setiap instansi menjalankan peran masing-masing dalam pengerahan personel darat, koordinasi teknis penanggulangan bencana oleh BNPB, kesiapsiagaan operasi penyelamatan oleh Basarnas, serta pengamanan wilayah oleh unsur TNI dan Polri.

Pemaparan Data Satelit BNPB Mengenai Sebaran Titik Panas

Dalam sesi pemaparan teknis di Posko Satgas Udara Lanud Supadio, data pemantauan situasi karhutla disampaikan oleh Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo. Paparan tersebut menyajikan data hasil pemantauan satelit penginderaan jauh yang dilakukan oleh BNPB selama periode 24 jam di wilayah Kalimantan Barat.

Berdasarkan hasil pemantauan satelit selama 24 jam tersebut, terdeteksi sebanyak 198 hotspot atau titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Jumlah titik panas berkepercayaan tinggi ini menjadi indikator penting dalam pemetaan prioritas penanganan darurat karhutla oleh satuan tugas gabungan.

Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo menguraikan bahwa hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi tersebut mengindikasikan secara nyata adanya titik api yang menyala aktif serta kepulan asap di wilayah Kalimantan Barat. Oleh karena itu, wilayah-wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas berkepercayaan tinggi menjadi fokus utama tindakan pemadaman oleh personel di lapangan.

Selain titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi, data satelit BNPB juga mencatat sebaran anomali termal lainnya di Kalimantan Barat. Tercatat sekitar 3.100 titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah serta 406 titik panas dengan tingkat kepercayaan rendah yang tersebar di wilayah provinsi tersebut.

Dalam presentasinya, Asrianus Bulo menguraikan makna fisik dari angka-angka hasil pantauan satelit tersebut kepada Presiden dan para pejabat yang hadir. "Tingkat kepercayaan menengah itu ada 3.100 dan 406 dengan tingkat kepercayaan rendah. 3.100 ini berupa kepulan asap," ujar Asrianus Bulo dalam paparannya. Keberadaan 3.100 titik berupa kepulan asap ini menandakan perlunya pemantauan intensif agar asap pekat tidak meluas dan tidak memicu titik api baru.

Pemetaan Wilayah Sebaran Titik Panas di Kalimantan Barat

Data pemantauan satelit yang dipaparkan di Posko Satgas Udara Lanud Supadio juga memperlihatkan distribusi geografis sebaran titik panas di Kalimantan Barat. Berdasarkan data pemantauan tersebut, konsentrasi titik panas di Kalimantan Barat terpantau berada di wilayah Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Kayong Utara.

Ketiga kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Kayong Utara, merupakan area dengan konsentrasi titik panas yang menonjol. Konsentrasi titik api dan kepulan asap di wilayah-wilayah ini menjadikannya prioritas penanganan bagi satgas penanggulangan karhutla, baik dalam operasi pemadaman jalur darat maupun pemantauan udara dari Posko Satgas Udara Lanud Supadio.

Selain tiga kabupaten yang menjadi fokus konsentrasi utama tersebut, titik panas juga terpantau di beberapa wilayah administratif lainnya di Kalimantan Barat. Pemantauan satelit mendeteksi adanya kemunculan titik panas di Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, dan Kabupaten Sambas.

Baca Juga

Helikopter H225M Caracal TNI AU Salurkan Bantuan Logistik dan Pantau Wilayah Terdampak Gempa di NTT

Helikopter H225M Caracal TNI AU Salurkan Bantuan Logistik dan Pantau Wilayah Terdampak Gempa di NTT

Identifikasi sebaran wilayah yang mencakup Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, dan Kabupaten Sambas ini memberikan panduan spasial yang jelas bagi para pemangku kepentingan. Informasi pemetaan ini memudahkan BNPB, pemerintah daerah, kepolisian daerah, dan komando daerah militer dalam memobilisasi regu pemadam dan peralatan ke titik-titik lokasi kebakaran.

Evaluasi Operasi Modifikasi Cuaca dan Potensi Curah Hujan

Selain membahas data titik panas dan pemetaan wilayah, pertemuan di Posko Satgas Udara Lanud Supadio mengevaluasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah dilaksanakan oleh BNPB di Kalimantan Barat. BNPB tercatat telah menjalankan operasi modifikasi cuaca tersebut pada periode 11 hingga 18 Agustus 2026.

Namun, setelah berlangsung pada rentang 11–18 Agustus 2026, operasi modifikasi cuaca tersebut sempat dihentikan sementara oleh BNPB. Penghentian sementara langkah OMC ini dilakukan karena ketiadaan potensi pertumbuhan awan yang memadai di wilayah Kalimantan Barat pada periode tersebut, sehingga penyemaian bahan modifikasi cuaca tidak dapat dilakukan secara efektif.

Ketiadaan potensi awan hujan yang cukup menjadi kendala teknis dalam optimalisasi operasi modifikasi cuaca di udara. Tanpa ketersediaan awan potensial, upaya memicu hujan buatan guna membasahi lahan dan memadamkan titik api tidak memungkinkan untuk dilanjutkan untuk sementara waktu.

Kendati demikian, data meteorologi mengindikasikan adanya peluang presipitasi alami di wilayah Kalimantan Barat. Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan akan turun di sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada periode 21–27 Agustus 2026, khususnya terkonsentrasi di bagian timur wilayah Kalimantan Barat. Prakiraan hujan ringan ini diharapkan dapat membantu meredakan titik panas di bagian timur provinsi tersebut.

Koordinasi BNPB-BMKG dan Berakhirnya Tayangan Langsung

Menghadapi dinamika cuaca di Kalimantan Barat, BNPB terus melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Koordinasi antara BNPB dan BMKG difokuskan pada pemantauan kondisi atmosfer untuk mendeteksi kembali peluang kemunculan awan hujan yang dapat dimanfaatkan bagi kelanjutan operasi modifikasi cuaca.

Tenaga Ahli Kepala BNPB, Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo, menyampaikan dalam paparannya di hadapan Presiden Prabowo bahwa BNPB telah berkoordinasi dengan BMKG mengenai prakiraan potensi awan. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, potensi awan hujan diperkirakan akan kembali muncul di Kalimantan Barat mulai tanggal 23 Agustus.

Prospek kemunculan potensi awan mulai 23 Agustus menjadi dasar bagi BNPB untuk mempersiapkan langkah teknis kelanjutan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) setelah sempat dihentikan sementara. Kesiapan ini ditujukan untuk mendukung pemadaman karhutla secara optimal di area yang masih mengalami konsentrasi titik panas tinggi.

Ketika Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo tengah memaparkan hasil koordinasi dengan BMKG tersebut, terjadi peristiwa teknis pada siaran daring kegiatan kepresidenan. Siaran langsung agenda kunjungan kerja tersebut yang ditayangkan melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden berakhir secara mendadak saat Asrianus Bulo sedang berbicara.

Dalam siaran tersebut, Asrianus Bulo sedang menjelaskan koordinasi cuaca sebelum tayangan terputus: "Kemudian kami sudah rapat dengan BMKG bahwa potensi awan akan terjadi pada tanggal 23 (Agustus) ....," kata Bulo sesaat sebelum siaran YouTube Sekretariat Presiden berakhir secara mendadak.

Secara menyeluruh, kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Posko Satgas Udara di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, pada 22 Agustus 2026, mengonsolidasikan seluruh unsur penanganan bencana. Kerja sama antara delapan pimpinan kementerian/lembaga pusat, sepuluh pimpinan instansi daerah, gubernur, kepolisian daerah, komando daerah militer, Basarnas, BNPB, dan BMKG, didukung data satelit 198 hotspot kepercayaan tinggi dan 3.100 titik kepulan asap, menjadi dasar terpadu dalam menanggulangi karhutla di Kalimantan Barat.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoKarhutlakalimantan barat

Berita Terbaru Lainnya

Menilai Hasil Pertandingan Wakil Indonesia Turnamen Bulu Tangkis BWF dari Rekam Data dan Statistik LapanganBerapa Kekayaan Taipan China Bos Evergrande yang Dibui Seumur Hidup?Bulog Pastikan Ketersediaan Stok Beras dan Distribusi Pangan di Nusa Tenggara Timur Tetap TerjagaAirlangga Kejar Perjanjian Dagang RI-Uni Eropa Diteken Oktober 2026Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru, Kronologi OTT Rektor Unsoed, Penetapan Tersangka, dan Penyitaan BuktiHelikopter H225M Caracal TNI AU Salurkan Bantuan Logistik dan Pantau Wilayah Terdampak Gempa di NTTKomdigi Salurkan 15 Ton Logistik dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT serta Pulihkan 812 Site BTSMembaca Sejarah Gempa Dahsyat di Selatan Jawa, Dari Tragedi 1867 hingga Pembelajaran Masa Kini

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya · 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi · 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional · 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan · 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum · 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiKesehatanPendidikanBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap