PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk menyalurkan bantuan dana senilai Rp510 juta untuk mendukung penanganan pascabencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat di Kantor Sido Muncul, Jakarta, pada Senin (7/9).
Bantuan uang tunai tersebut dialokasikan langsung kepada sejumlah yayasan pendidikan, keuskupan, posko darurat, hingga komunitas masyarakat adat di berbagai wilayah terdampak di Flores dan sekitarnya.
Dalam pembagiannya, sebanyak empat penerima memperoleh bantuan masing-masing senilai Rp40 juta. Penerima tersebut adalah Paroki Kristus Raja Pagal/JPIC OFM, Lembaga Pelayanan Sukarela Pendidikan Anak FLORENZA, Rumah Gendang Pa鈥檃ng Lembor, serta Biara SSpS Ruteng melalui Yayasan Dian Yosefa.
Seorang Pendaki Gunung Muria Meninggal Dunia Akibat Hipotermia di Pos 5

Sebanyak tujuh institusi dan perwakilan lainnya menerima alokasi bantuan masing-masing sebesar Rp50 juta. Pihak penerima meliputi Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores Keuskupan Agung Ende, Paroki Uwa Palue Keuskupan Maumere, Keuskupan Labuan Bajo, Paroki Hati Maha Kudus Tuhan Yesus Pota Keuskupan Ruteng, Paroki St. Antonius Padua Ri鈥檌 Keuskupan Ruteng, Caritas Keuskupan Larantuka, serta Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia yang diwakili oleh Komisaris Independen Sido Muncul Mohammad Adib Khumaidi.
Dampak kerusakan fisik dilaporkan melumpuhkan aktivitas belajar mengajar di beberapa titik. Di Ruteng, gedung sekolah TK Impelata Ruteng, SMPK Imapelata Ruteng, dan SMPK Setia Bakti Ruteng mengalami kerusakan total hingga tidak dapat digunakan kembali. Para siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam tenda darurat yang didirikan di halaman sekolah. Beruntung, saat gempa terjadi aktivitas sekolah belum dimulai sehingga para siswa masih berada di rumah masing-masing.
Baznas Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Penyintas Gempa NTT

Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat menyampaikan bahwa pihak perusahaan akan terus memprioritaskan penyaluran bantuan dalam bentuk tunai. Skema dana tunai dinilai paling fleksibel dan mendesak untuk menopang kebutuhan fase pemulihan, khususnya perbaikan rumah warga serta infrastruktur dasar.
Penyaluran donasi Rp510 juta ini melengkapi aksi tanggap darurat yang telah dilakukan perseroan sebelumnya. Tercatat, Sido Muncul telah menyerahkan dana tunai sebesar Rp400 juta melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) senilai Rp300 juta serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) sebesar Rp100 juta.






