Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Hukum

Reka Ulang Kasus Sate Maut Ungkap Perencanaan Matang Menantu Habisi Mertua di Boyolali

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 28 Jul 2026 - 04.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Reka Ulang Kasus Sate Maut Ungkap Perencanaan Matang Menantu Habisi Mertua di Boyolali
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Kepolisian Resor Boyolali baru saja merampungkan tahapan penting dalam pengungkapan kasus pembunuhan berencana yang menewaskan seorang wanita paruh baya bernama Aminah (56). Warga yang menetap di Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali tersebut meregang nyawa di tangan menantunya sendiri, Purwadi Wahyudi (40), melalui modus pengiriman sate ayam yang telah dicampur dengan racun tikus. Reka ulang adegan atau rekonstruksi yang digelar di Markas Kepolisian Resor Kota Boyolali pada hari Senin, 27 Juli 2026 ini, secara gamblang membuka tabir kekejaman pelaku yang merancang aksinya dengan sangat matang dan terencana.

Dalam pelaksanaannya, proses reka ulang ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait guna memastikan transparansi hukum, mulai dari keluarga mendiang, kuasa hukum, saksi-saksi, hingga perwakilan dari pihak kejaksaan. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Boyolali, Ajun Komisaris Polisi Indrawan Wira Saputra, menjelaskan bahwa tersangka Purwadi memperagakan total 40 adegan krusial. Seluruh tahapan tersebut disusun secara cermat berdasarkan hasil penyidikan guna mencocokkan keterangan tersangka dengan berbagai alat bukti yang telah diamankan penyidik di lapangan. Melalui puluhan adegan itu, pihak kepolisian dapat melihat secara utuh rangkaian peristiwa pembunuhan sejak tahap persiapan awal hingga korban akhirnya tewas.

Berdasarkan fakta yang terungkap selama rekonstruksi berlangsung, niat jahat tersangka bermula saat ia membeli sate ayam di wilayah Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Sesampainya di rumah, Purwadi dengan sengaja meneteskan racun tikus ke dalam makanan tersebut, lalu mengemasnya kembali secara rapi agar tidak memancing kecurigaan siapa pun yang melihatnya. Demi menyamarkan jejak kejahatannya, pria berusia 40 tahun ini memanfaatkan jasa ojek daring. Ia memanipulasi pengiriman dengan menggunakan identitas palsu atas nama anak kedua korban, yang juga merupakan ipar tersangka, dengan inisial LP. Paket berisi sate maut itu kemudian dikirimkan menuju rumah korban melalui titik temu yang disepakati berada di sebuah warung sate di dekat kediaman anak korban.

Baca Juga

Ahli Ungkap Penyebab Gempa 5,9 M di Kepulauan Seribu Terasa hingga Sumatera

Ahli Ungkap Penyebab Gempa 5,9 M di Kepulauan Seribu Terasa hingga Sumatera

Tindakan keji ini ternyata didasari oleh motif dendam dan rasa sakit hati yang telah lama dipendam oleh pelaku terhadap mertuanya. Kepala Kepolisian Resor Boyolali, Ajun Komisaris Besar Polisi Indra Maulana Saputra, mengungkapkan bahwa tersangka mengaku kerap mendapat perlakuan yang menyudutkan dari korban. Purwadi merasa terus-menerus diremehkan karena statusnya yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Untuk membongkar kasus secara akurat, kepolisian menerapkan metode Scientific Crime Investigation (SCI). Penyelidikan berbasis ilmiah tersebut secara khusus melibatkan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) serta Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Hasil pemeriksaan laboratorium, autopsi, dan visum yang dilakukan tim ahli menjadi bukti kuat yang tidak dapat dibantah oleh tersangka. Kandungan racun mematikan ditemukan secara identik pada tubuh korban, sisa sate ayam yang dikonsumsi, serta pada bangkai seekor ayam yang mati seketika setelah memakan sisa sate di lokasi kejadian. Kasus kematian Aminah sendiri mulai diselidiki secara mendalam setelah dilaporkan oleh anaknya pada 25 Mei 2026. Sebelumnya, pada 19 Mei 2026, anak korban sempat menerima panggilan telepon misterius yang melarang mereka memakan sate kiriman tersebut. Namun, peringatan itu datang terlambat karena pada 20 Mei 2026, Aminah ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan, yakni muntah dan mengeluarkan busa dari mulutnya.

Baca Juga

Sempat Tak Beroperasi Usai Gempa, KRL Kembali Buka, Kecuali Lintas Tangerang

Sempat Tak Beroperasi Usai Gempa, KRL Kembali Buka, Kecuali Lintas Tangerang

Menanggapi jalannya proses hukum ini, kuasa hukum keluarga korban, Wiwik Dwi Habsari, menyampaikan sejumlah catatan penting. Pihak keluarga pada awalnya sangat menginginkan agar rekonstruksi dilakukan langsung di tempat kejadian perkara agar gambaran peristiwanya jauh lebih nyata dan jelas. Kendati demikian, mereka akhirnya menerima keputusan kepolisian yang memindahkan lokasi ke Mapolres Boyolali dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan berbagai kendala teknis. Wiwik menegaskan harapannya agar pihak peradilan kelak menjatuhkan vonis yang maksimal kepada tersangka. Menurutnya, hukuman seberat-beratnya dituntut karena pihak keluarga merasa khawatir akan jaminan keamanan serta kenyamanan mereka di masa mendatang. Usai seluruh tahapan rekonstruksi ini selesai, Polres Boyolali menyatakan akan segera melimpahkan berkas perkara pembunuhan berencana ini ke Kejaksaan Negeri Boyolali.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kriminalpembunuhan berencanasate beracunrekonstruksi kasusPolres Boyolali

Berita Terbaru Lainnya

Gempa M6,5 di Dekat Kepulauan Seribu, Dipastikan Tak Berpotensi TsunamiTanggap Darurat Gempa Sikka Selesai, 3.370 Warga Masih MengungsiDua Pria Ditangkap Bawa 5,2 Kg Sabu Senilai Rp 5,24 MPengusaha Dorong Pariwisata RI Jadi Mesin EkonomiIni Cara Baca KPI dan Financial Insight biar Keputusan Bisnis Makin Tajam8 Perjalanan KA di Daop 5 Sempat Berhenti Imbas Gempa M 6,5 Kepulauan SeribuGempa M 6,5 Kepulauan Seribu Hari Ini, Penyebab hingga DampaknyaTiba di New Delhi, Presiden Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap