Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Sekolah Harapan Ibu Diagunkan Mantan Pengurus untuk Bangun Lapangan Padel

Togar SiregarDiterbitkan 10 Agu 2026 - 11.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sekolah Harapan Ibu Diagunkan Mantan Pengurus untuk Bangun Lapangan Padel
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Pihak Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP) secara resmi mengungkap adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan aset sekolah oleh mantan pengurus yayasan yang berinisial IWD atau Indra Wargadalem. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, kuasa hukum yayasan membeberkan bahwa mantan pengurus tersebut telah mengajukan pinjaman kredit ke bank dengan menggunakan nama lembaga pendidikan tersebut. Namun, dana hasil pinjaman tersebut tidak digunakan untuk keperluan sekolah, melainkan dialihkan demi kepentingan pribadi.

Hermawanto selaku pengacara yang mewakili Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang menjelaskan bahwa uang dari pinjaman bank yang diajukan atas nama sekolah tersebut digunakan oleh Indra Wargadalem untuk keperluan pribadinya. Salah satu penggunaan dana tersebut adalah untuk mendanai pembangunan lapangan olahraga padel. Setelah selesai dibangun, lapangan padel tersebut dikelola secara langsung oleh pihak keluarga dari Indra Wargadalem sendiri.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Selain meluruskan masalah penyalahgunaan kredit bank, pihak kuasa hukum yayasan juga memberikan klarifikasi penting terkait isu dugaan penyelundupan senjata yang ditemukan di salah satu ruangan sekolah. Hermawanto secara tegas membantah rumor yang menyebutkan bahwa kasus penemuan senjata tersebut dipicu oleh konflik internal yayasan atau sengketa keluarga. Ia menegaskan bahwa tidak ada sengketa ahli waris yang terjadi di dalam kepengurusan. Terlebih lagi, Indra Wargadalem bukan merupakan ahli waris dari pendiri yayasan tersebut. Menurut Hermawanto, pengelola yayasan yang saat ini menjabat memiliki komitmen kuat untuk memperbaiki tata kelola serta mengembalikan yayasan ke tujuan awal pendiriannya. Upaya perbaikan ini juga mencakup langkah berani untuk membuka fakta yang sebenarnya ke publik bahwa area sekolah sebelumnya telah disalahgunakan sebagai gudang senjata hingga tempat penyimpanan narkoba.

Baca Juga

Ribuan Warga Bogor Bentangkan Bendera Merah Putih 500 Meter dalam FMP 2026

Ribuan Warga Bogor Bentangkan Bendera Merah Putih 500 Meter dalam FMP 2026

Di sisi lain, Alvon Kurnia Parma yang juga bertindak sebagai pengacara yayasan, menepis klaim yang menyatakan bahwa keberadaan senjata di lingkungan sekolah telah mendapat restu atau izin dari pendiri yayasan, almarhum Letjen. Soerjo. Alvon memaparkan fakta mengenai kondisi fisik sang pendiri dalam tahun-tahun terakhir hidupnya yang tidak memungkinkan untuk memberikan izin operasional atau penyimpanan barang berbahaya semacam itu di lingkungan institusi pendidikan.

Berdasarkan catatan medis dan keterangan pihak keluarga, almarhum Letjen. Soerjo sudah berada dalam kondisi sakit dan harus menggunakan kursi roda sejak tahun 2018. Kondisi fisik pendiri yayasan tersebut semakin mengalami penurunan kemampuan yang drastis pada sekitar tahun 2020 saat menginjak usia 103 tahun. Letjen. Soerjo kemudian meninggal dunia pada tahun 2022 dalam usia 105 tahun. Dengan kondisi fisik yang terbatas selama bertahun-tahun sebelum wafat, klaim mengenai adanya izin penyimpanan senjata dari pendiri yayasan dinyatakan tidak benar.

Baca Juga

DPRD Bandung Desak Langkah Hukum Terkait Dugaan Penebangan 10 Pohon Terencana

DPRD Bandung Desak Langkah Hukum Terkait Dugaan Penebangan 10 Pohon Terencana

Alvon juga menambahkan klarifikasi bahwa sejak pertama kali didirikan, sekolah tersebut tidak pernah menyelenggarakan program ekstrakurikuler menembak bagi para muridnya. Oleh karena itu, keberadaan senjata di lingkungan sekolah sama sekali tidak memiliki kaitan dengan kegiatan akademis maupun non-akademis resmi sekolah. Pihak yayasan menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas sikap tegas Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang menyatakan bahwa senjata api tidak boleh berada di lingkungan sekolah dengan alasan apa pun. Demi menjamin keamanan lingkungan belajar mengajar, pengurus yayasan berencana untuk segera melakukan koordinasi intensif dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta Pemerintah Provinsi Jakarta.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungPondok Pinang

Berita Terbaru Lainnya

Ribuan Warga Bogor Bentangkan Bendera Merah Putih 500 Meter dalam FMP 2026DPRD Bandung Desak Langkah Hukum Terkait Dugaan Penebangan 10 Pohon TerencanaTNI dan Polri Tegaskan Pemegang Sertifikat Pramuka Garuda Tetap Wajib Ikut Tes SeleksiSeskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS Sekolah Rakyat di Banten, 43 Ribu Anak Kembali BersekolahManfaat Kolaborasi Digital Bank Jakarta dan Persija bagi The JakmaniaPertamina Resmi Integrasikan Layanan Informasi Publik untuk Tingkatkan Keterbukaan InformasiDaftar Pemenang Penghargaan Exhibitor Night GIIAS 2026Raul Fernandez Menangi Balapan Utama MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026