Industri alat kesehatan dan laboratorium di Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan berat yang memengaruhi kelangsungan bisnisnya. Persoalan ini menjadi pembahasan utama dalam program Closing Bell di CNBC Indonesia pada hari Selasa, 4 Agustus 2026. Dalam ulasan yang dipandu oleh Serliana Salsabila tersebut, hadir sebagai narasumber Wakil Ketua Umum I Gakeslab, Irwan Hermanto. Beliau memaparkan berbagai pekerjaan rumah penting yang harus dihadapi oleh para pengusaha dalam menjaga agar produk alat kesehatan buatan dalam negeri tetap bertahan dan mampu bersaing di pasar nasional.
Salah satu tekanan utama yang dirasakan oleh industri alat kesehatan dan laboratorium dalam negeri adalah lonjakan biaya operasional. Kenaikan biaya ini bersumber dari meningkatnya harga impor untuk bahan baku serta bahan jadi yang sangat dibutuhkan oleh industri. Tidak hanya itu, situasi kian dipersulit oleh melonjaknya biaya transportasi global. Tekanan biaya yang signifikan ini terjadi di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu akibat perang, serta kondisi makroekonomi domestik yang ditandai dengan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing. Kombinasi faktor-faktor eksternal ini menempatkan para pelaku usaha pada posisi yang sangat menantang.








