Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Senat AS Setujui RUU Sanksi Rusia untuk Tekan Ekonomi Perang Putin

Bambang HandayaniDiterbitkan 9 Agu 2026 - 13.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Senat AS Setujui RUU Sanksi Rusia untuk Tekan Ekonomi Perang Putin
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Senat Amerika Serikat mengambil langkah signifikan dalam upaya menekan pendanaan militer Moskow dengan menyetujui rancangan undang-undang (RUU) sanksi baru pada Jumat (7/8). Melalui pemungutan suara yang berakhir dengan hasil telak 86-11, majelis tinggi Kongres AS tersebut sepakat untuk memperketat sanksi yang menyasar langsung ekonomi perang Rusia. Langkah legislatif ini bergulir di tengah suasana duka di Washington setelah berpulangnya Senator Lindsey Graham pada Juli lalu akibat kondisi jantung, tidak lama setelah ia menyelesaikan kunjungan ke Ukraina. Hubungan emosional dalam perumusan kebijakan ini terlihat jelas ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menghadiri pemakaman Graham dan menyempatkan diri menyaksikan langsung pemungutan suara awal dari ruang sidang Senat.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Meskipun telah mendapatkan persetujuan mayoritas di Senat, perjalanan RUU ini untuk menjadi undang-undang yang sah masih menghadapi jeda waktu. Dokumen legislatif tersebut kini telah diajukan ke DPR AS (House of Representatives). Namun, proses pembahasan di DPR tidak dapat langsung dilakukan karena para anggotanya telah meninggalkan Washington untuk menjalani masa reses Agustus. Di sisi lain, Gedung Putih telah memberikan sinyal hijau yang kuat dengan menyatakan dukungan tertulisnya terhadap RUU sanksi tersebut.

Fokus utama dari rancangan aturan baru ini adalah memangkas pendapatan ekspor energi Rusia secara agresif. RUU ini memberikan wewenang kepada pemerintahan Donald Trump untuk memberlakukan tarif hingga 100 persen terhadap lima importir utama minyak dan gas alam asal Rusia. Kebijakan ini sempat memicu perdebatan di parlemen. Senator Rand Paul dan Senator Ron Wyden sempat mengajukan amendemen untuk menghapus klausul tarif tersebut, namun usulan mereka berhasil dikalahkan di lantai Senat. Keberatan juga datang dari anggota DPR AS, Gregory Meeks, yang menilai regulasi ini memberikan wewenang sepihak yang terlalu besar kepada Presiden Donald Trump dalam menetapkan tarif baru.

Baca Juga

Rencana Presiden AS Donald Trump Memecat Gubernur The Fed Lisa Cook

Rencana Presiden AS Donald Trump Memecat Gubernur The Fed Lisa Cook

Guna meredakan kekhawatiran tersebut, Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer memberikan komitmen tertulis yang menegaskan bahwa pemerintah hanya akan membatasi pengenaan tarif tersebut pada lima pembeli terbesar komoditas energi Rusia. Selain menyasar Rusia, undang-undang baru ini juga memperpanjang sanksi yang sudah ada terhadap Iran, sejalan dengan prioritas Gedung Putih saat ini. Senator Richard Blumenthal menggambarkan paket sanksi baru ini sebagai langkah paling konsekuensial yang diambil sejak Rusia meluncurkan invasi skala penuh pada tahun 2022. Senator James E. Risch, selaku Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat, turut mengawal jalannya penyusunan kebijakan strategis ini.

Di tingkat global, langkah keras Washington ini berjalan beriringan dengan tindakan dari para sekutu Barat, meski terdapat perbedaan pandangan. Uni Eropa baru-baru ini mengadopsi paket sanksi ke-20 terhadap Rusia yang membidik sektor perbankan serta energi. Kebijakan Eropa ini ternyata berdampak langsung pada Indonesia, di mana Terminal Minyak Karimun masuk dalam daftar sanksi Uni Eropa. Di sisi lain, terdapat perbedaan pendekatan taktis antara AS dan mitranya. AS menolak memberikan dukungan terhadap proposal Uni Eropa yang ingin melarang transportasi dan layanan minyak Rusia. Sementara itu, Kanselir Jerman Friedrich Merz bersama para pemimpin NATO mendesak Donald Trump agar tidak menangguhkan sanksi minyak Rusia.

Baca Juga

Transmart Full Day Sale Obral Tempat Makan dan Minum Hari Ini, Harga Mulai Rp12.000

Transmart Full Day Sale Obral Tempat Makan dan Minum Hari Ini, Harga Mulai Rp12.000

Ketegangan geopolitik ini juga diwarnai oleh berbagai insiden keamanan di lapangan. Di Jerman, otoritas dikejutkan oleh penemuan sebuah drone berpeledak di Bandara Leipzig. Menteri Dalam Negeri Jerman Alexander Dobrindt secara tegas menyebut temuan ini sebagai ancaman perang hibrida profesional. Sementara itu, di ruang siber, perang informasi terus berlanjut setelah Yevhen Volnov meretas rapat anggaran militer Rusia untuk memperingatkan para pejabat Kementerian Pertahanan bahwa intelijen Ukraina (SBU) telah mengantongi data mereka. Rentetan peristiwa ini menunjukkan bahwa RUU sanksi yang disetujui Senat AS merupakan bagian dari kontestasi multidimensi yang sedang berlangsung antara poros Barat dan Rusia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Amerika SerikatUkraina

Berita Terbaru Lainnya

Transmart Gelar Full Day Sale Hari Minggu, Tawarkan Diskon Peralatan ElektronikJadwal dan Siaran Langsung Chelsea vs AC Milan di Indonesia Super Cup 2026Indonesia Terjunkan Dua Tim Putri U16 di Srikandi Merdeka Cup 2026 KudusSprint Race MotoGP Inggris 2026 Berlangsung 10 Putaran, Jadwal Streaming dan Siaran Trans7Rencana Presiden AS Donald Trump Memecat Gubernur The Fed Lisa CookTransmart Full Day Sale Obral Tempat Makan dan Minum Hari Ini, Harga Mulai Rp12.000Tutup Defisit Belanja, India Agresif Jual Saham BUMN ke PublikLatihan Kognitif dan Pemulihan Berimbang Jadi Kunci Menjaga Kebugaran Otak Orang Dewasa

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026