Senat Amerika Serikat mengambil langkah signifikan dalam upaya menekan pendanaan militer Moskow dengan menyetujui rancangan undang-undang (RUU) sanksi baru pada Jumat (7/8). Melalui pemungutan suara yang berakhir dengan hasil telak 86-11, majelis tinggi Kongres AS tersebut sepakat untuk memperketat sanksi yang menyasar langsung ekonomi perang Rusia. Langkah legislatif ini bergulir di tengah suasana duka di Washington setelah berpulangnya Senator Lindsey Graham pada Juli lalu akibat kondisi jantung, tidak lama setelah ia menyelesaikan kunjungan ke Ukraina. Hubungan emosional dalam perumusan kebijakan ini terlihat jelas ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menghadiri pemakaman Graham dan menyempatkan diri menyaksikan langsung pemungutan suara awal dari ruang sidang Senat.








