Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Staf Logistik (Slog) menghadirkan inovasi formula pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bernama X-Fire. Cairan khusus ini dirancang untuk mempercepat proses pemadaman api sekaligus menghilangkan kepulan asap di area lahan gambut yang kerap sulit ditangani.
X-Fire memiliki karakteristik zat yang mampu meningkatkan daya pembasahan dan penetrasi ke dalam pori-pori material yang terbakar. Sifat penetrasi tersebut membantu membasahi dan mematikan sisa bara api yang tersembunyi di lapisan dalam tanah gambut, sehingga mencegah api kembali menyala. Formula ini telah diuji coba dan diterapkan di sejumlah wilayah rawan karhutla, meliputi Sumatra Selatan, Kalimantan, dan Riau.
Uji Coba dan Penerapan di Provinsi Riau
Di Riau, Polda Riau memanfaatkan cairan X-Fire untuk mengatasi karhutla di lahan gambut seluas 6 hektare di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, pada Kamis (10/9/2026). Proses pemadaman berlangsung sejak siang hingga malam hari. Berdasarkan pemantauan pada Jumat (11/9/2026) pagi, area gambut yang telah disemprot formula tersebut dilaporkan bersih dari titik api maupun kepulan asap.
Getaran Gempa M5,2 Malang Terasa Hingga ke Pacitan dan Jember

Selain melakukan pemadaman, tim dari Mabes Polri turun langsung untuk meneliti serta menguji tingkat efektivitas cairan X-Fire terhadap karakteristik spesifik lahan gambut di Provinsi Riau.
Penerapan teknologi ini berlanjut pada operasi pemadaman dan pendinginan di Desa Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, pada Jumat (11/9/2026). Polda Riau mengombinasikan penggunaan cairan X-Fire dengan drone pemadam khusus. Dari total sembilan titik api yang terdeteksi di lokasi tersebut, lima titik berhasil dipadamkan hingga Jumat sore, sementara empat titik lainnya ditangani lebih lanjut pada Sabtu pagi.
Gempa M 5,2 Guncang Kabupaten Malang

Penanganan Bara Gambut di Sumatra Selatan
Penggunaan formula X-Fire juga dioptimalkan di Sumatra Selatan untuk menangani titik api di kawasan lahan gambut Dusun 3, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Operasi pemadaman tersebut dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol James Parlindungan Hutagaol bersama Komandan Batalyon D Pelopor dan personel Satbrimob Polda Sumsel.
Memasuki hari keempat operasi, Satgas Operasi Aman Nusa II memanfaatkan cairan X-Fire dari Slog Polri untuk penyemprotan dan pembasahan menyeluruh pada area terdampak. Langkah pembasahan intensif ini difokuskan guna memastikan bara api yang tersimpan di dalam lapisan gambut benar-benar dingin dan tidak memicu kebakaran susulan.






