Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Topan Dolphin Menerjang Jepang dengan Angin 198 Km per Jam, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi

Yolanda TobanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 08.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Topan Dolphin Menerjang Jepang dengan Angin 198 Km per Jam, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Peristiwa alam berupa cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Asia Timur. Pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, Topan Dolphin secara resmi menerjang wilayah selatan Jepang dengan kekuatan yang sangat besar. Badai tropis ini membawa kombinasi cuaca ekstrem berupa angin kencang, hujan dengan intensitas deras, serta gelombang laut yang tinggi di sepanjang kawasan pesisir selatan negara tersebut. Dampak dari terjangan badai ini langsung dirasakan oleh masyarakat setempat, memicu evakuasi massal ratusan ribu warga, pembatalan ratusan jadwal penerbangan udara, hingga terhentinya berbagai aktivitas komersial karena penutupan sejumlah pertokoan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Berdasarkan laporan analisis cuaca yang dirilis oleh Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency (JMA), Topan Dolphin diklasifikasikan sebagai badai dengan skala Topan Kategori 1. JMA mencatat bahwa badai ini membawa angin dengan kecepatan maksimum berkelanjutan yang mencapai 144 kilometer per jam. Tidak hanya itu, embusan angin dari pusaran topan ini dilaporkan dapat melesat kencang hingga mencapai kecepatan maksimal 198 kilometer per jam. Dalam pergerakannya pada hari Jumat tersebut, pusat badai terpantau terus bergerak mendekati gugusan pulau yang membentang di antara wilayah Kyushu dan Prefektur Okinawa.

Baca Juga

Polda Metro Jaya Ungkap Penyelundupan 150 Kg Pasir Timah Asal Bangka Belitung di Tanjung Priok

Polda Metro Jaya Ungkap Penyelundupan 150 Kg Pasir Timah Asal Bangka Belitung di Tanjung Priok

Kondisi mencekam di lapangan sempat terekam oleh masyarakat yang berada di lokasi kejadian. Sebuah video rekaman saksi mata yang diambil di kota Naha pada hari Jumat memperlihatkan visual angin kencang yang bertiup sangat dahsyat menghantam wilayah perkotaan tersebut, seiring dengan semakin dekatnya posisi Topan Dolphin ke wilayah barat daya Jepang. Guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat cuaca buruk ini, pihak berwenang setempat segera mengambil tindakan cepat dengan mengeluarkan perintah evakuasi bagi hampir 260.000 penduduk yang tinggal di Prefektur Kagoshima dan Prefektur Okinawa. Selain ancaman keselamatan jiwa, terjangan angin kencang dan hujan dari topan ini dilaporkan telah menyebabkan kerusakan fisik pada salah satu rumah milik warga di wilayah terdampak.

Selain berdampak langsung pada pemukiman warga, Topan Dolphin juga melumpuhkan sektor transportasi udara dan mengganggu jalannya roda perekonomian di selatan Jepang. Tercatat ada lebih dari 500 penerbangan yang terpaksa dibatalkan demi keselamatan penumpang dan kru pesawat akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk melakukan penerbangan. Di sektor bisnis dan industri, kondisi badai yang ekstrem ini memicu penutupan sejumlah toko di berbagai wilayah yang terdampak langsung. Langkah antisipasi juga diambil oleh raksasa otomotif Toyota, yang secara resmi memutuskan untuk menghentikan sementara operasional di sembilan pabriknya pada hari Jumat guna menghindari dampak buruk dari cuaca ekstrem tersebut.

Baca Juga

Pencuri Motor di Jakarta Barat Sempat Berniat Kembalikan Kendaraan Usai Wajahnya Viral

Pencuri Motor di Jakarta Barat Sempat Berniat Kembalikan Kendaraan Usai Wajahnya Viral

Hingga saat ini, kewaspadaan tinggi masih terus diberlakukan di wilayah-wilayah terdampak. Badan Meteorologi Jepang (JMA) telah mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat mengenai adanya potensi bahaya lanjutan dari pergerakan Topan Dolphin. JMA memperingatkan tentang kemungkinan terbentuknya pita hujan linear, yaitu sebuah jalur sempit yang membawa hujan deras dan badai petir. Terbentuknya pita hujan linear ini sangat diwaspadai oleh otoritas setempat karena membawa risiko tinggi yang dapat memicu bencana banjir di daerah-daerah yang dilewatinya. Warga pun diimbau untuk tetap memprioritaskan keselamatan di tengah situasi cuaca ekstrem ini.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

cuaca ekstremJepangbencana alam

Berita Terbaru Lainnya

Polda Metro Jaya Ungkap Penyelundupan 150 Kg Pasir Timah Asal Bangka Belitung di Tanjung PriokPencuri Motor di Jakarta Barat Sempat Berniat Kembalikan Kendaraan Usai Wajahnya ViralRemaja 15 Tahun di Mamuju Diperkosa 15 Pria, Dua Pelaku Ternyata Paman KorbanEkspansi Kendaraan Listrik Niaga di Sektor Pertambangan, Peluang dan Tantangan InfrastrukturTransmart Gelar Full Day Sale, Tawarkan Diskon Elektronik hingga 50 Persen Plus 20 PersenPenembakan di Festival Budaya Lembah Baliem, Polisi Sarankan Acara DihentikanMimpi Anak Petani, Ismi Ulfaida Jadi Paskibraka Pertama dari Sekolah RakyatTNI-Polri Selidiki Penembakan Warga di Sekitar Lokasi Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026