Pemerintah melalui Kecamatan Kebayoran Lama tengah menggalakkan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Fokus utama gerakan ini berada di wilayah Grogol Selatan, Jakarta Selatan, di mana warga secara aktif dilibatkan dalam pelatihan pembuatan komposter. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pada Senin, 27 Juli 2026, langkah strategis ini diambil sebagai bentuk nyata penerapan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026. Aturan tersebut secara khusus menekankan pentingnya proses pemilahan sekaligus pengolahan sampah langsung dari sumbernya. Melalui pendekatan edukatif ini, masyarakat tidak lagi sekadar menjadi pihak yang membuang sisa konsumsi, tetapi bertransformasi menjadi pengelola aktif limbah organik mereka sendiri.
Pusat kegiatan edukasi bagi masyarakat ini diselenggarakan di kawasan Kebun Keyla 5 yang berlokasi di Grogol Selatan. Sasaran utama dari pelatihan komposter ini adalah para kader dasawisma setempat. Pemerintah menargetkan sebanyak 350 kader dasawisma untuk memiliki fasilitas pengolahan sampah mandiri di kediaman masing-masing. Fasilitas tersebut dapat berupa lubang biopori maupun wadah komposter. Inisiatif yang dimulai dari kelompok kader ini dirancang sebagai langkah awal yang krusial. Harapannya, ketika ratusan kader tersebut telah mempraktikkan pengolahan sampah di rumah, mereka mampu memotivasi warga lain di lingkungan sekitarnya untuk turut serta menerapkan sistem serupa.








