Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan di Tangerang dan Sosok Ki Ben Cong An

Rimba NainggolanDiterbitkan 6 Agu 2026 - 07.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan di Tangerang dan Sosok Ki Ben Cong An
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Kabupaten Tangerang di Provinsi Banten memiliki sebuah wilayah administratif yang menyimpan cerita menarik di balik namanya, yaitu Kelurahan Bencongan. Secara administratif, Kelurahan Bencongan ini terletak di wilayah Kecamatan Kelapa Dua. Nama daerah ini memang terbilang unik dan sering kali memicu salah kaprah bagi orang-orang yang berasal dari luar wilayah tersebut. Sebagian masyarakat luar sering kali mengaitkan nama Bencongan dengan kata "bencong" yang tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Asosiasi keliru ini kerap kali berujung pada candaan atau ledekan dari orang luar yang menyebut "bencong-bencong" ketika mengetahui seseorang berasal dari kelurahan ini. Bagi warga setempat, ledekan tersebut dirasakan sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, bahkan dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap identitas warga Kelurahan Bencongan itu sendiri. Padahal, jika ditelusuri lebih lanjut, nama Bencongan sama sekali tidak memiliki kaitan atau hubungan apa pun dengan kata "bencong" yang ada di dalam KBBI.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Secara historis dan geografis, Kelurahan Bencongan memiliki peran yang cukup penting di Kabupaten Tangerang. Pada masa pemerintahan era Orde Baru, kawasan Kelurahan Bencongan ini dikenal secara luas karena menjadi salah satu lokasi proyek pembangunan perumahan nasional yang populer disebut sebagai Perumnas. Kehadiran proyek perumahan di era Orde Baru tersebut turut membentuk perkembangan wilayah ini menjadi kawasan pemukiman yang ramai. Selain dikenal sebagai lokasi proyek perumahan nasional, Kelurahan Bencongan juga dikenal oleh masyarakat luas karena keberadaan sebuah makam keramat di wilayahnya. Makam keramat tersebut hingga kini masih sering didatangi dan diziarahi oleh berbagai kalangan masyarakat, menjadikannya salah satu titik penting di kelurahan tersebut.

Baca Juga

Jadwal Tayang Flex x Cop 2 Mulai Agustus 2026, Sajikan Kolaborasi Jin Yi-soo dan Atasan Baru

Jadwal Tayang Flex x Cop 2 Mulai Agustus 2026, Sajikan Kolaborasi Jin Yi-soo dan Atasan Baru

Untuk meluruskan berbagai anggapan keliru mengenai asal-usul nama wilayah ini, Lurah Bencongan yang menjabat saat ini, yaitu Bai Subiat, memberikan penjelasan yang jelas mengenai sejarah di balik nama Bencongan. Menurut penjelasan dari Bai Subiat, nama Kelurahan Bencongan sebenarnya memiliki beragam versi asal-usul yang hidup di tengah masyarakat. Salah satu versi sejarah yang dianggap paling mendekati kenyataan dan dipercayai oleh masyarakat setempat adalah nama yang diambil dari nama seorang tokoh penting yang hidup di masa lalu. Tokoh masa lalu inilah yang diyakini menjadi cikal bakal penamaan wilayah tersebut sehingga melekat hingga saat ini sebagai Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua.

Tokoh sejarah yang dimaksud dan paling sering dikaitkan dengan asal-usul nama Bencongan adalah seorang pria keturunan Tionghoa bernama Ki Ben Cong An. Berdasarkan cerita turun-temurun, sosok Ki Ben Cong An dahulu dikenal sebagai seorang tuan tanah yang menguasai wilayah tersebut. Meskipun berstatus sebagai tuan tanah, Ki Ben Cong An sangat dihormati karena kebaikan hatinya. Masyarakat setempat mengenalnya sebagai sosok yang sangat dermawan dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Beliau sering kali memberikan derma atau bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekelilingnya. Perhatian yang besar dari Ki Ben Cong An terhadap kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitarnya membuat namanya begitu melekat di hati warga, hingga akhirnya nama Ben Cong An diabadikan menjadi nama wilayah tersebut.

Baca Juga

Jadwal Playoff Games of the Future MLBB 2026, Dua Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final

Jadwal Playoff Games of the Future MLBB 2026, Dua Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final

Selain kisah sejarah mengenai kepedulian Ki Ben Cong An, terdapat pula versi alternatif lain mengenai asal-usul penamaan Kelurahan Bencongan. Bai Subiat mengungkapkan bahwa ada sebagian sumber dan warga setempat yang meyakini bahwa kata Bencongan sebenarnya berasal dari kata "Mencong". Dalam pemahaman dan definisi masyarakat lokal di wilayah tersebut, kata "Mencong" sendiri diartikan sebagai kondisi jalan yang berkelok-kelok. Karakteristik geografis jalan yang berkelok-kelok di masa lalu inilah yang kemudian diduga melahirkan istilah Bencongan. Melalui penjelasan-penjelasan sejarah ini, jelas terlihat bahwa nama Kelurahan Bencongan memiliki akar sejarah dan makna lokal yang mendalam, baik dari ketokohan Ki Ben Cong An maupun karakteristik wilayahnya, dan sama sekali tidak berhubungan dengan konotasi negatif yang sering diasosiasikan oleh pihak luar.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabupaten TangerangKelurahan BenconganSejarah LokalAsal-usul NamaKi Ben Cong An

Berita Terbaru Lainnya

Jadwal Tayang Flex x Cop 2 Mulai Agustus 2026, Sajikan Kolaborasi Jin Yi-soo dan Atasan BaruJadwal Playoff Games of the Future MLBB 2026, Dua Wakil Indonesia Lolos ke Perempat FinalJadwal Moto3 Inggris 2026 di Silverstone dan Kiprah Veda Ega PratamaKSAU dan Kepala Staf Angkatan Udara Australia Lakukan Penerbangan Formasi Bersama di DarwinGubernur Yulius Selvanus Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov SulutSMPN 1 Nabire Kembalikan Siswa Tersangka Pembunuhan Adik Kelas kepada Orang TuaKenali Perbedaan Demam Biasa dan Mastitis pada Ibu MenyusuiPrakiraan Cuaca Jawa Tengah 6 Agustus 2026, Waspada Gelombang Tinggi dan Karhutla

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap