Arus modal asing kembali mengalir deras ke pasar keuangan domestik setelah sempat terjadi aksi jual pada periode sebelumnya. Masuknya dana nonresiden ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) serta pasar saham memberikan dorongan positif bagi stabilitas dan penguatan nilai tukar rupiah.
Berikut rangkuman tanya jawab lengkap mengenai tren kembalinya investor asing dan dampaknya terhadap mata uang Garuda.
Bagaimana Kondisi Arus Modal Asing Masuk ke Pasar Keuangan RI?
Investor asing mulai memperpanjang penempatan dananya di instrumen keuangan Indonesia. Ekonom Bank Permata Josua Pardede mencatat bahwa pada Agustus 2026, total arus modal masuk bersih (net inflow) mencapai sekitar US$2,08 miliar saat nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.693 per dolar AS.
Rincian aliran dana asing pada periode tersebut meliputi: - Surat Berharga Negara (SBN): Masuk sebesar US$0,93 miliar. - Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI): Masuk sebesar US$1,07 miliar. - Pasar Saham: Masuk sebesar US$0,08 miliar.
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

Secara kumulatif sepanjang tahun 2026 berjalan, arus modal asing yang masuk ke ketiga pasar tersebut telah mencapai sekitar US$7,72 miliar.
Berapa Total Nilai Kepemilikan Asing di SBN Saat Ini?
Kenaikan aliran dana terlihat jelas dari porsi kepemilikan nonresiden di pasar obligasi pemerintah. Per 20 Agustus 2026, kepemilikan asing pada SBN tercatat naik menjadi sekitar Rp909 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan posisi pada akhir Juli 2026 yang berada di level Rp892 triliun.
Bagaimana Catatan Bank Indonesia Mengenai Investasi Portofolio Asing?
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), aliran investasi portofolio asing pada kuartal III-2026 hingga 14 Agustus 2026 mencatatkan arus masuk bersih mencapai US$1,8 miliar.
TKDN 71,14%, Kontribusi Nyata Pertamina dan Motor Penggerak Industri

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan bahwa aliran modal asing dalam beberapa waktu belakangan ini ditopang oleh sejumlah faktor kunci, yaitu: - Penerbitan obligasi global (global bond) oleh pemerintah. - Arus masuk modal asing ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN). - Penempatan dana investor asing pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
Kombinasi masuknya modal asing di pasar obligasi pemerintah, pasar saham, dan instrumen moneter BI ini menjadi fondasi utama yang menopang ketahanan nilai tukar rupiah di pasar spot.






