Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui pengangkatan Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keputusan penting mengenai kepemimpinan pengawas komoditas strategis ini diambil dalam rapat internal Komisi XI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (24/8/2026).
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal mengonfirmasi langsung persetujuan tersebut setelah agenda rapat rampung. Langkah ini memastikan posisi Sarjito untuk mengawal sektor bursa mineral dan komoditas strategis di bawah naungan OJK selama lima tahun ke depan.
Penetapan Resmi Melalui Rapat Paripurna DPR
Setelah mendapatkan lampu hijau dari Komisi XI, pengesahan posisi baru ini akan dibawa ke forum pengambilan keputusan tertinggi di parlemen. Mohamad Hekal menyampaikan bahwa penetapan Sarjito secara resmi bakal dilaksanakan dalam rapat paripurna DPR pada hari Kamis mendatang.
Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

Sarjito dijadwalkan mengemban masa jabatan sebagai Kepala Eksekutif OJK BMKS untuk periode 2026 hingga 2031. Dalam proses pemilihannya, Ketua DPR RI Puan Maharani sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa Sarjito maju sebagai calon tunggal dalam kontestasi pemilihan Anggota Dewan Komisioner (ADK) Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.
Rekam Jejak dan Pengalaman Sarjito di Sektor Keuangan
Sarjito bukanlah sosok baru di lingkungan regulator keuangan nasional. Sebelum dipercaya memimpin pengawasan bursa mineral, ia sempat pensiun dari OJK pada tahun 2024. Posisi terakhir yang ia duduki sebelum masa purnatugas adalah Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK sekaligus menjabat sebagai Ketua Satgas PASTI.
Perjalanan kariernya mencakup berbagai posisi strategis pada pengawasan industri pasar modal dan regulasi, antara lain:
TKDN 71,14%, Kontribusi Nyata Pertamina dan Motor Penggerak Industri

- Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal OJK
- Kepala Biro Investigasi Formal dan Kriminal di Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam), Kementerian Keuangan
Latar Belakang Pendidikan Multidisiplin
Kiprah panjang Sarjito di ranah hukum dan finansial didukung latar belakang pendidikan formal yang beragam. Ia menamatkan pendidikan Sarjana Hukum dengan spesialisasi Praktisi Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia serta meraih gelar Sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada.
Selain itu, Sarjito memperdalam keahlian di bidang keuangan global dengan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) in Finance dari Saint Louis University di Missouri, Amerika Serikat. Ia juga tercatat mengantongi gelar Notaris Profesional dari Universitas Jayabaya.






