Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Parameter Politik Indonesia, Mayoritas Publik Tidak Setuju NU Kelola Tambang

Rimba NainggolanDiterbitkan 25 Agu 2026 - 07.21 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Parameter Politik Indonesia, Mayoritas Publik Tidak Setuju NU Kelola Tambang
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Temuan survei terbaru Lembaga Survei Parameter Politik Indonesia menunjukkan lebih dari separuh masyarakat menyatakan tidak setuju organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) mengelola wilayah izin usaha pertambangan. Riset mengenai potret sikap sosial, keagamaan, dan politik ini memetakan pandangan publik secara luas di berbagai wilayah Indonesia.

Berikut adalah rangkuman tanya jawab lengkap mengenai hasil survei dan rincian metodologi yang digunakan.

Berapa persentase publik yang menolak NU mengelola tambang?

Survei Parameter Politik Indonesia mencatat sebanyak 54,4 persen responden menolak atau tidak setuju NU diberikan izin untuk mengelola maupun mengurus tambang.

Baca Juga

Penggeledahan Terkait Kasus Unsoed, Dokumen Penting hingga Alat Elektronik Disita

Penggeledahan Terkait Kasus Unsoed, Dokumen Penting hingga Alat Elektronik Disita

Sementara itu, kelompok masyarakat yang menyatakan setuju berada di angka 24 persen. Sisanya, sebanyak 21,6 persen responden memilih untuk tidak memberikan jawaban atas pertanyaan terkait izin pengelolaan tambang tersebut.

Bagaimana rincian sikap responden terhadap keterlibatan NU di sektor tambang?

Sikap publik yang terjaring dalam survei ini terbagi ke dalam beberapa tingkatan respons:

  • Tidak setuju: 42,3 persen responden menyatakan tidak setuju.
  • Sangat tidak setuju: 12,1 persen responden menyatakan sangat tidak setuju.
  • Setuju: 22,8 persen responden menyatakan setuju.
  • Sangat setuju: 1,2 persen responden menyatakan sangat setuju.
  • Tidak menjawab: 21,6 persen responden memilih abstain atau tidak menjawab.

Akumulasi penolakan (sangat tidak setuju dan tidak setuju) yang mencapai 54,4 persen mendominasi dibandingkan akumulasi persetujuan yang berada pada level 24 persen.

Baca Juga

Sampaikan Kesimpulan, Kubu Febrie Klaim Ada 40 Aturan yang Dilanggar

Sampaikan Kesimpulan, Kubu Febrie Klaim Ada 40 Aturan yang Dilanggar

Bagaimana metodologi survei Parameter Politik Indonesia dilakukan?

Pengambilan data survei dilakukan dengan ketentuan teknis sebagai berikut:

  • Waktu pelaksanaan: Survei berlangsung pada kurun waktu 20 Juli hingga 3 Agustus 2026.
  • Jumlah responden: Melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia.
  • Sebaran wilayah: Menjangkau 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, dan 120 desa/kelurahan.
  • Metode pengumpulan data: Dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung.
  • Teknik sampling: Menggunakan penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling).

Dalam forum apa data survei ini dibahas?

Paparan data mengenai dinamika sikap publik ini disampaikan dalam forum Serial Diskusi Muktamar NU. Agenda diskusi tersebut dihadiri oleh Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta Samsul Ma'arif, CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali, serta Kiai Musta'in Syafi'i.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Nahdlatul Ulama

Berita Terbaru Lainnya

Pascabencana, Warga Bireuen Dapat Bantuan Hunian TetapSah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa MineralAsing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin StrongPenggeledahan Terkait Kasus Unsoed, Dokumen Penting hingga Alat Elektronik DisitaTKDN 71,14%, Kontribusi Nyata Pertamina dan Motor Penggerak IndustriSampaikan Kesimpulan, Kubu Febrie Klaim Ada 40 Aturan yang DilanggarPT DSI Bakal Terapkan Biaya Tata Kelola Ekspor, Rincian Aturan, Komoditas, dan Silang PandanganNegosiasi Tarif Resiprokal Indonesia-AS Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap