PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyediakan fasilitas bus gratis bagi calon penumpang yang terdampak penghentian operasional Bandara Soekarno-Hatta. Langkah ini diambil menyusul penutupan sementara bandara demi keselamatan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Layanan transportasi darat alternatif tersebut melayani empat rute kota tujuan di Pulau Jawa, yakni Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya.
Pada tahap awal, pengelola bandara menyiapkan sebanyak delapan unit armada bus, dengan alokasi masing-masing dua bus untuk setiap kota tujuan. Keberangkatan perdana dijadwalkan mulai Minggu (6/9/2026) pukul 21.00 WIB. Jumlah armada maupun jadwal keberangkatan nantinya dapat ditambah sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan permintaan penumpang di lapangan.
8 Bandara Tutup Akibat Abu Anak Krakatau, 170.000 Penumpang Terdampak

Cara Pendaftaran dan Lokasi Posko di Terminal
Bagi calon penumpang yang ingin memanfaatkan opsi perjalanan darat ini, pendaftaran dapat dilakukan secara langsung melalui posko khusus yang dibuka di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Petugas bandara juga diterjunkan langsung di area terminal untuk memberikan informasi serta memandu tata cara registrasi bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, menjelaskan bahwa penyediaan bus cuma-cuma ini merupakan bagian dari prosedur Service Recovery Activation (SRA) pascapenutupan operasional penerbangan.
Gubernur Mirza Imbau Masyarakat Lampung Tetap Tenang dan Waspada

Selain menyediakan angkutan bus gratis, InJourney Airports memfasilitasi area khusus di dalam terminal serta membagikan makanan dan minuman ringan bagi para calon penumpang yang menunggu kepastian perjalanan. Seluruh penanganan tersebut akan terus berjalan hingga Bandara Soekarno-Hatta dinyatakan aman dan kembali dibuka untuk operasional penerbangan.
Prosedur SRA ini diterapkan tidak hanya di empat bandara yang terdampak langsung sebaran abu vulkanik, melainkan juga di bandara-bandara lain yang melayani rute menuju wilayah terdampak, dengan penyesuaian bentuk layanan di masing-masing lokasi. Calon penumpang pesawat diimbau untuk terus memantau pembaruan status penerbangan resmi serta opsi pengalihan dari pihak maskapai terkait.






