Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa bertambah menjadi enam orang. Hingga kini, total 103 orang telah berhasil dievakuasi oleh armada penolong di lokasi kejadian.
KM Virgo Transport 8 bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (12/9) dengan membawa total 243 orang di atas kapal. Namun, kapal pengangkut tersebut dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu sekitar pukul 02.00 Wita.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa dari 103 korban yang dievakuasi, sebanyak 97 orang dinyatakan selamat, sedangkan enam orang lainnya meninggal dunia.
9 Kabupaten-Kota di NTB Darurat Kekeringan, 263.310 Jiwa Terdampak

Enam jenazah korban ditemukan dalam operasi evakuasi yang dilakukan oleh kapal penarik TB Mauhaw IX dan TB TCP. Rinciannya, TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang yang terdiri atas 15 korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Sementara itu, TB TCP berhasil menyelamatkan 33 orang dan menemukan lima korban dalam kondisi meninggal dunia dari total 38 orang yang dievakuasi.
Selain kedua kapal tersebut, MV Haida turut membantu evakuasi dan berhasil menyelamatkan 49 orang dari KM Virgo Transport 8 tanpa korban jiwa.
Korban Kapal Virgo yang Sudah Dievakuasi Jadi 107 Orang, 6 Meninggal Dunia

Para korban yang telah dievakuasi kini diarahkan menuju dua pelabuhan berbeda sesuai rute kapal penyelamat. Sebanyak 16 orang yang berada di TB Mauhaw IX, termasuk satu jenazah, dibawa menuju Pelabuhan Tuban. Adapun 87 orang yang berada di TB TCP dan MV Haida dibawa menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Operasi pencarian masih terus berlangsung mengingat 140 orang dari total 243 orang di KM Virgo Transport 8 masih belum tercatat dalam daftar korban yang dievakuasi. Untuk mempercepat penyisiran korban yang belum ditemukan, Basarnas memperkuat operasi SAR dengan mengerahkan unsur laut dan udara di area perairan Laut Jawa.






