Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

BGN Temukan 950 Dapur Program MBG Diduga Tidak Layak Higiene dan Sanitasi

Togar SiregarDiterbitkan 8 Agu 2026 - 17.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BGN Temukan 950 Dapur Program MBG Diduga Tidak Layak Higiene dan Sanitasi
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan sekitar 950 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di berbagai wilayah Indonesia yang diduga tidak memenuhi standar kelayakan higiene dan sanitasi. Temuan penting ini diumumkan secara langsung oleh Kepala BGN, Sudaryono, dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan di Gedung BGN pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono memaparkan kondisi unit-unit pelayanan gizi tersebut serta langkah tegas yang akan diambil oleh lembaga yang dipimpinnya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa makanan yang didistribusikan kepada masyarakat benar-benar aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Sebagai respons atas temuan tersebut, Badan Gizi Nasional menetapkan kebijakan yang sangat ketat bagi seluruh pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN memberikan tenggat waktu yang sangat singkat, yaitu hingga tanggal 10 Agustus 2026, bagi seluruh SPPG di Indonesia untuk segera mengurus dan mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat tersebut merupakan dokumen resmi yang membuktikan bahwa suatu unit pengolahan makanan telah memenuhi standar kebersihan yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Sudaryono menegaskan bahwa kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) ini merupakan sebuah syarat mutlak yang tidak dapat ditawar lagi bagi setiap dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar diizinkan untuk tetap beroperasi. Jika sampai batas waktu atau tenggat yang telah ditentukan pada 10 Agustus 2026 tersebut pengelola dapur belum juga berhasil mengantongi sertifikat tersebut, maka konsekuensi berat telah menanti. Ratusan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar higiene dan sanitasi tersebut terancam akan ditutup secara permanen oleh Badan Gizi Nasional.

Baca Juga

Kronologi dan Penanganan Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kronologi dan Penanganan Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta

Langkah penutupan permanen ini dilakukan bukan tanpa alasan yang kuat. Kebijakan tegas untuk menutup dapur yang tidak layak higiene dan sanitasi tersebut bertujuan utama untuk mencegah terjadinya kembali atau terulangnya kasus-kasus keracunan makanan yang terkait dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut keterangan Sudaryono, ratusan SPPG yang saat ini diduga tidak memenuhi standar kelayakan tersebut sebenarnya sudah sejak lama beroperasi dan menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah masyarakat. Oleh karena itu, penertiban standar kebersihan ini mendesak dilakukan demi keselamatan konsumen.

Meskipun menerapkan aturan yang ketat, Kepala BGN juga memperhatikan berbagai tantangan yang dihadapi oleh para mitra pengelola dapur di lapangan. Sudaryono mengakui bahwa dirinya telah menerima sejumlah keluhan dari para mitra program terkait proses pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Berdasarkan laporan dan keluhan yang diterimanya, proses untuk mengajukan serta mengurus sertifikat kelayakan higiene dan sanitasi tersebut dirasakan tidak mudah oleh sebagian mitra pelaksana di berbagai daerah.

Baca Juga

Evakuasi Korban Tak Sadarkan Diri dalam Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta

Evakuasi Korban Tak Sadarkan Diri dalam Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta

Guna mengatasi kendala administratif dan teknis tersebut, Sudaryono telah mengambil langkah taktis dengan mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh jajaran petugas regional Badan Gizi Nasional (BGN) di daerah. Surat edaran tersebut menginstruksikan para petugas BGN di tingkat daerah untuk proaktif memberikan asistensi dan pendampingan kepada pihak pengelola dapur dalam proses pengajuan serta pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dengan adanya asistensi langsung ini, diharapkan seluruh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat segera memenuhi persyaratan yang diwajibkan sebelum tenggat waktu berakhir, sehingga kualitas gizi dan keamanan pangan tetap terjaga dengan baik.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalSudaryonoMakan Bergizi GratisSPPGSLHS

Berita Terbaru Lainnya

Kronologi dan Penanganan Kebakaran Gedung Bapenda DKI JakartaEvakuasi Korban Tak Sadarkan Diri dalam Kebakaran Gedung Bapenda DKI JakartaIndonesia Gugur dari Piala AFF 2026, Persaingan Semifinal Grup B Ditentukan Hari IniDunia Kerja Responsif Gender Dorong Produktivitas BerkelanjutanSanksi Lemah dan Motif Bisnis Picu Maraknya Penebangan Pohon Ilegal di PerkotaanEkspansi Industri Diagnostik In Vitro Jadikan Indonesia Basis Manufaktur Asia TenggaraAsprindo Dorong Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih dan Program Kampung IndustriKebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Memasuki Tahap Pendinginan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap