Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Asprindo Dorong Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih dan Program Kampung Industri

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 8 Agu 2026 - 17.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Asprindo Dorong Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih dan Program Kampung Industri
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) menilai bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sangat perlu dikolaborasikan dengan Program Kampung Industri. Sinergi antara kedua program ini dinilai sebagai langkah strategis yang sangat penting untuk memperkuat fondasi perekonomian masyarakat di tingkat pedesaan. Dengan adanya integrasi ini, desa-desa di seluruh Indonesia diharapkan tidak lagi hanya berperan sebagai penyedia bahan baku mentah yang dikirim ke luar daerah, melainkan mampu secara mandiri mengelola dan mengolah potensi ekonomi lokal mereka secara berkelanjutan.

Ketua Departemen Pertanian dan Agribisnis DPP Asprindo, Abdullah Rasyid, memberikan penegasan mengenai indikator keberhasilan dari program ini. Beliau menyatakan bahwa keberhasilan KDMP tidak boleh diukur hanya dari ketersediaan sarana fisik yang dimiliki oleh koperasi tersebut. Menurut Abdullah Rasyid, hal yang paling esensial dan utama adalah bagaimana KDMP mampu membuat desa tersebut mengolah kekayaan ekonominya sendiri secara mandiri. Pernyataan penting ini disampaikan langsung oleh Abdullah Rasyid saat berada di Jakarta pada hari Jumat, tanggal 7 Agustus 2026.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Keterkaitan antara Program Kampung Industri yang dikembangkan oleh Asprindo dengan program KDMP memang sangat erat karena keduanya sama-sama berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat bawah. Program Kampung Industri memiliki fungsi utama untuk membangun ekosistem produksi yang komprehensif dan terintegrasi. Ekosistem produksi ini nantinya akan menghubungkan berbagai aspek krusial secara berkesinambungan, mulai dari ketersediaan bahan baku lokal, penerapan teknologi yang sesuai, kesiapan sumber daya manusia di desa, proses pengolahan produk, metode pengemasan, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas.

Baca Juga

Dishub Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Imbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI

Dishub Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Imbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI

Indonesia sebagai negara kepulauan sebenarnya memiliki banyak sekali komoditas unggulan yang tersebar di berbagai daerah, seperti komoditas kopi, kakao, kelapa, jagung, rumput laut, ikan, hingga berbagai jenis produk kerajinan lokal. Namun, tantangan terbesar saat ini adalah sebagian besar dari komoditas bernilai tinggi tersebut masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah tanpa pengolahan lebih lanjut. Akibatnya, nilai tambah ekonomi yang dihasilkan dari komoditas tersebut belum dapat dinikmati secara optimal oleh masyarakat lokal di daerah penghasil komoditas itu sendiri.

Melalui usulan kolaborasi dengan Program Kampung Industri ini, KDMP diharapkan dapat memperluas perannya secara signifikan bagi masyarakat desa. Peran koperasi nantinya tidak lagi hanya terbatas sebagai wadah transaksi hasil produksi pertanian atau sekadar menyediakan layanan simpan pinjam bagi anggotanya. Lebih jauh dari itu, KDMP dapat mulai merambah ke sektor-sektor produktif lainnya seperti proses pengolahan komoditas, standardisasi mutu produk, pengemasan yang baik, pembangunan merek atau branding, pengelolaan distribusi logistik, hingga perluasan akses pasar ke tingkat nasional maupun global.

Baca Juga

Kronologi dan Penanganan Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kronologi dan Penanganan Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta

Namun, pengembangan Kampung Industri ini tentu memerlukan dukungan data yang solid berupa basis data potensi ekonomi yang akurat. Data yang akurat ini sangat dibutuhkan untuk memetakan komoditas unggulan daerah, kapasitas produksi riil, kesiapan infrastruktur pendukung, kebutuhan teknologi yang tepat guna, serta peluang pasar yang bisa disasar. Sebagai langkah awal, proyek percontohan Kampung Industri yang diinisiasi oleh Asprindo saat ini berlokasi di Kabupaten Paser. Proyek percontohan di Kabupaten Paser ini diharapkan dapat berjalan sukses sehingga menjadi model pengembangan industrialisasi berbasis potensi daerah yang dapat direplikasi dengan mudah di wilayah-wilayah lain di Indonesia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekonomi desaKDMPAsprindoKampung IndustriAbdullah Rasyid

Berita Terbaru Lainnya

Dishub Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Imbas Kebakaran Gedung Bapenda DKIKronologi dan Penanganan Kebakaran Gedung Bapenda DKI JakartaEvakuasi Korban Tak Sadarkan Diri dalam Kebakaran Gedung Bapenda DKI JakartaIndonesia Gugur dari Piala AFF 2026, Persaingan Semifinal Grup B Ditentukan Hari IniDunia Kerja Responsif Gender Dorong Produktivitas BerkelanjutanSanksi Lemah dan Motif Bisnis Picu Maraknya Penebangan Pohon Ilegal di PerkotaanEkspansi Industri Diagnostik In Vitro Jadikan Indonesia Basis Manufaktur Asia TenggaraBGN Temukan 950 Dapur Program MBG Diduga Tidak Layak Higiene dan Sanitasi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap