Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) menilai bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sangat perlu dikolaborasikan dengan Program Kampung Industri. Sinergi antara kedua program ini dinilai sebagai langkah strategis yang sangat penting untuk memperkuat fondasi perekonomian masyarakat di tingkat pedesaan. Dengan adanya integrasi ini, desa-desa di seluruh Indonesia diharapkan tidak lagi hanya berperan sebagai penyedia bahan baku mentah yang dikirim ke luar daerah, melainkan mampu secara mandiri mengelola dan mengolah potensi ekonomi lokal mereka secara berkelanjutan.
Ketua Departemen Pertanian dan Agribisnis DPP Asprindo, Abdullah Rasyid, memberikan penegasan mengenai indikator keberhasilan dari program ini. Beliau menyatakan bahwa keberhasilan KDMP tidak boleh diukur hanya dari ketersediaan sarana fisik yang dimiliki oleh koperasi tersebut. Menurut Abdullah Rasyid, hal yang paling esensial dan utama adalah bagaimana KDMP mampu membuat desa tersebut mengolah kekayaan ekonominya sendiri secara mandiri. Pernyataan penting ini disampaikan langsung oleh Abdullah Rasyid saat berada di Jakarta pada hari Jumat, tanggal 7 Agustus 2026.








