Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Business

Bos The Fed Bikin Pasar Kaget, Suku Bunga AS Berpotensi Naik

Wahyu SuryaniDiterbitkan 30 Agu 2026 - 00.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bos The Fed Bikin Pasar Kaget, Suku Bunga AS Berpotensi Naik
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengejutkan pasar keuangan global setelah memberi sinyal bahwa bank sentral Amerika Serikat masih memandang ancaman inflasi sebagai persoalan serius. Pernyataan tersebut membuka kembali peluang kenaikan suku bunga acuan dalam pertemuan kebijakan moneter mendatang.

Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Warsh mengindikasikan bahwa The Fed kemungkinan masih harus bekerja lebih keras demi mengendalikan laju inflasi. Sinyal bernada hawkish ini meredakan spekulasi pasar sebelumnya yang menilai Warsh akan ragu mengetatkan kebijakan moneter akibat tekanan dari Presiden Donald Trump.

Perubahan pandangan tersebut langsung memicu pergeseran tajam pada proyeksi pelaku pasar. Mengacu pada data CME Group, kontrak berjangka suku bunga kini memperhitungkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan berikutnya melonjak hingga kisaran 58 persen. Angka tersebut melompat drastis dibandingkan posisi sehari sebelumnya, Kamis (27/8/2026), yang berada di level 35 persen.

Baca Juga

12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!

12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!

Respons Pasar Saham dan Obligasi AS

Pasar saham Wall Street langsung bereaksi terhadap proyeksi suku bunga yang lebih tinggi. Indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi kurang dari 0,1 persen, S&P 500 turun 0,2 persen, dan Nasdaq Composite melemah 0,5 persen. Pelemahan lebih dalam dialami indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 yang anjlok 1,4 persen, serta sektor industri S&P 500 yang turun 1 persen.

Meski demikian, tekanan pada bursa saham tertahan oleh kinerja Nvidia yang meredakan kekhawatiran seputar permintaan chip kecerdasan buatan (AI). Kondisi tersebut menjaga indeks S&P 500 tetap bertahan sekitar 1 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masanya.

Di pasar surat utang, imbal hasil atau yield US Treasury tenor 10 tahun naik menjadi 4,721 persen, lebih tinggi dari posisi Kamis di level 4,671 persen dan posisi 4,682 persen sebelum pengumuman intervensi fiskal. Sementara itu, yield US Treasury tenor 30 tahun ditutup pada 5,207 persen pada Jumat (28/8/2026), turun dibandingkan level 5,266 persen sebelum pengumuman buyback.

Baca Juga

Perkuat Kolaborasi, Bank bjb dan YKEP Perluas Akses Produk Perbankan

Perkuat Kolaborasi, Bank bjb dan YKEP Perluas Akses Produk Perbankan

Sebelumnya, yield obligasi 30 tahun sempat menembus 5,3 persen pasca-rapat The Fed edisi Juli, menyentuh level tertingginya sejak 2007. Lonjakan yield tersebut mendorong Departemen Keuangan AS meluncurkan rencana pelipatgandaan pembelian kembali obligasi jangka panjang. Menteri Keuangan Scott Bessent menyatakan langkah buyback tersebut ditujukan untuk menekan yield jangka panjang yang dinilai tidak mencerminkan fundamental ekonomi AS.

Pelaku pasar kini memusatkan perhatian pada rilis data ekonomi terbaru menjelang rapat penentuan suku bunga The Fed yang dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pasar keuanganThe Fed

Berita Terbaru Lainnya

Permukiman di Gambir Jakarta Pusat Kebakaran, 21 Unit Mobil Damkar DikerahkanPosting Cara Buat Molotov, Pemilik Akun 'Pemukiman Setan' DitangkapPutra Netanyahu yang Hidup Mewah di AS Dievakuasi Darurat ke IsraelHari Keempat, Kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Masih Belum Padam12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!GRIB Jaya Buka Suara soal Kebakaran Markas di Kedoya JakbarTembus Medan Terjal, Kapolres Manggarai Timur Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak GempaPolisi, Kebakaran Posko GRIB Jaya di Jakbar Diduga Akibat Korsleting

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap