Kepulan asap akibat kebakaran di tempat pembuangan akhir (TPA) liar Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, dipastikan tidak memicu evakuasi warga sekitar maupun lonjakan keluhan kesehatan per Senin (31/8/2026). Koordinasi pihak kepolisian dengan puskesmas setempat memastikan hingga kini nihil warga atau pasien yang berobat akibat gangguan asap.
Peristiwa kebakaran yang melanda tumpukan sampah tersebut kini telah memasuki hari keempat sejak pertama kali berkobar pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Meski kobaran api besar di permukaan sudah padam, proses pemadaman diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari ke depan karena bara api masih terperangkap di bawah timbunan sampah.
114 Rumah Terdampak Kebakaran di Gambir Jakpus, Tim Forensik Diterjunkan

Untuk menjangkau titik api tersembunyi tersebut, petugas gabungan mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit alat berat ekskavator ke lokasi kejadian. Pengerahan alat berat dilakukan menyusul koordinasi bersama unsur Muspika dan dinas pemadam kebakaran agar tumpukan sampah dapat diurai, sehingga semprotan air dari petugas damkar bisa langsung membasahi sumber api di lapisan bawah.
KLH Usut 19 Perusahaan Terkait Kebakaran Lahan 11 Ribu Hektare di 7 Provinsi

Langkah penguraian material sampah dengan ekskavator tersebut telah berhasil mengurangi ketebalan asap di sekitar area TPA liar. Saat ini, otoritas setempat juga masih berupaya menambah unit alat berat tambahan guna mempercepat penuntasan bara api yang tersisa.






