Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

Wahyu SuryaniDiterbitkan 10 Agu 2026 - 07.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pemerintah melalui Badan Pengelola (BP) BUMN dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara memutuskan untuk menghapus sebanyak 652 perusahaan di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kebijakan restrukturisasi berskala besar ini diambil dalam rangka mempercepat program transformasi BUMN secara menyeluruh. Melalui langkah penataan ini, pemerintah menargetkan struktur badan usaha milik negara yang jauh lebih ramping, efektif, dan efisien dalam menjalankan fungsi bisnis maupun pelayanan publiknya.

Kepala BP BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
, menjelaskan bahwa penyusutan jumlah entitas ini akan menyisakan struktur yang jauh lebih terkonsentrasi. Dari total ratusan perusahaan yang masuk dalam skema perampingan tersebut, nantinya pemerintah hanya akan mempertahankan sekitar 250 perusahaan saja yang dinilai memiliki peran strategis dan kinerja optimal. Langkah ini diproyeksikan mampu menekan tumpang tindih fungsi usaha di lingkungan BUMN.

Hingga saat ini, implementasi dari program transformasi tata kelola tersebut terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Tercatat sebanyak 274 perusahaan BUMN telah berhasil melewati proses penataan atau streamlining. Angka ini merupakan bagian dari tahap awal realisasi target besar pemerintah untuk merapikan portofolio bisnis negara yang sebelumnya dianggap terlalu gemuk dan kurang efisien.

Baca Juga

Nipah Mall Makassar Terbakar, Damkar Duga Penyebabnya Korsleting Lampu

Nipah Mall Makassar Terbakar, Damkar Duga Penyebabnya Korsleting Lampu

Guna memastikan kelancaran dan keselarasan arah kebijakan ini, koordinasi tingkat tinggi terus dilakukan secara berkala. Dony Oskaria dilaporkan telah menggelar pertemuan resmi dengan Utusan Khusus Presiden guna membahas secara mendalam mengenai perkembangan dan peta jalan transformasi BUMN ini. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk melaporkan pencapaian penataan yang telah berjalan serta merumuskan langkah taktis selanjutnya bagi sisa perusahaan yang akan dirampingkan.

Sejumlah emiten dan holding BUMN besar telah masuk dalam daftar target pengurangan entitas anak usaha. Salah satunya adalah raksasa telekomunikasi nasional, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dengan kode saham TLKM, yang direncanakan bakal memangkas sebanyak 34 anak perusahaannya. Pemangkasan ini diarahkan untuk memperkuat fokus bisnis inti perseroan di tengah persaingan industri digital yang kian dinamis.

Selain sektor telekomunikasi, efisiensi ketat juga diberlakukan pada sektor industri pupuk nasional. PT Pupuk Indonesia (Persero) bersiap melakukan pengurangan besar-besaran dengan memangkas 42 entitas bisnis di bawah kendalinya. Dengan pengurangan tersebut, Pupuk Indonesia nantinya hanya akan mengoperasikan 15 perusahaan saja dalam grup usaha mereka, sebuah penyederhanaan yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas distribusi dan produksi.

Baca Juga

Kasus Dugaan Pemukulan Pengendara oleh Dirreskrimum Polda Sumbar Berakhir Damai

Kasus Dugaan Pemukulan Pengendara oleh Dirreskrimum Polda Sumbar Berakhir Damai

Langkah serupa juga menyasar sektor jasa keuangan dan investasi pelat merah. Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi, yaitu Indonesia Financial Group (IFG), akan melakukan perampingan ekosistem usahanya secara terukur. Setelah proses streamlining selesai, ekosistem bisnis di bawah naungan IFG ditargetkan hanya akan menyisakan 12 entitas bisnis saja untuk mengelola seluruh portofolio asuransi dan penjaminan nasional.

Secara keseluruhan, program akselerasi streamlining yang dijalankan oleh BP BUMN bersama BPI Danantara ini menjadi sinyal kuat bahwa pembenahan tata kelola perusahaan negara tidak lagi sekadar wacana. Dengan memangkas total 652 perusahaan dan menyisakan 250 entitas terpilih, pemerintah berharap struktur baru ini mampu memberikan kontribusi dividen dan nilai ekonomi yang lebih optimal bagi keuangan negara ke depan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNDony OskariaBPI DanantaraBP BUMN

Berita Terbaru Lainnya

Nipah Mall Makassar Terbakar, Damkar Duga Penyebabnya Korsleting LampuKasus Dugaan Pemukulan Pengendara oleh Dirreskrimum Polda Sumbar Berakhir DamaiDinamika Strategis dan Mekanisme Pertahanan Kolektif Perjanjian MekkahUpaya Palestina Melindungi Situs Arkeologi Hebron dari Ancaman PendudukanHunter Biden Ungkap Kondisi Joe Biden, Kanker Prostat Telah Menyebar ke TulangMekanisme Pemilihan dan Kandidat Calon Gubernur Bank Indonesia Pengganti Perry WarjiyoPanen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El NinoKebakaran Hanguskan 96 Kios di Pasar Jagong Jeget Aceh Tengah

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026