Kursi kepemimpinan di Bank Indonesia kini tengah mengalami kekosongan setelah berakhirnya masa jabatan Perry Warjiyo. Sebagai bank sentral yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas moneter dan perekonomian nasional, pengisian jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) menjadi prioritas yang mendesak. Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah menyiapkan sejumlah nama potensial untuk mengisi posisi strategis tersebut. Meski demikian, hingga tanggal 9 Agustus 2026, pihak Istana Kepresidenan tercatat belum mengirimkan Surat Presiden (Surpres) resmi mengenai nama-nama calon definitif Gubernur BI








