Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) yang berlangsung di Menara BTN, Jakarta, pada Jumat (4/9/2026), menetapkan perombakan signifikan pada susunan pengurus perseroan. Pemegang saham menyetujui pergantian lima dari 12 anggota dewan direksi, langkah yang diarahkan untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyampaikan bahwa perombakan ini merupakan bagian dari proses peremajaan pengelolaan perusahaan guna mempercepat agenda transformasi yang tengah berjalan.
Dalam keputusan rapat tersebut, lima direktur diberhentikan dengan hormat, yaitu Nofry Rony Poetra (Direktur Finance & Strategy), Eko Waluyo (Direktur Human Capital & Compliance), Hirwandi Gafar (Direktur Consumer Banking), Setiyo Wibowo (Direktur Risk Management), dan Tan Jacky Chen (Direktur Information Technology).
Lion Parcel Catat Peningkatan Kebutuhan Layanan Pengiriman Internasional

Profil Pejabat Baru dan Posisi Kunci Perseroan
Untuk mengisi posisi strategis tersebut, pemegang saham mengangkat jajaran profesional baru yang memiliki latar belakang di berbagai sektor industri dan keuangan:
- Adityo Kusumo diangkat sebagai Direktur Finance & Strategy, setelah sebelumnya menjabat Direktur Keuangan dan Investasi PT Mineral Industri Indonesia.
- Wiwik Wahyuni ditunjuk menjadi Direktur Human Capital & Compliance, sebelumnya menjabat Senior Director Human Capital PT Danantara Asset Management.
- Johanes Barus dipercaya mengisi posisi Direktur Risk Management, berpindah dari jabatan sebelumnya sebagai Direktur Manajemen Risiko PT Petrokimia Gresik.
- Evita Barliana menjabat sebagai Direktur Consumer Banking, sebelumnya bertugas sebagai Head of Non Branch Channel Sharia PT Bank CIMB Niaga Sharia Indonesia.
- Gatot Prasetyo ditetapkan sebagai Direktur Information Technology, berlatar belakang sebagai SVP IT Application Support Group Head di PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.
Di posisi pucuk pimpinan eksekutif, Nixon L.P. Napitupulu tetap menjabat sebagai Direktur Utama didampingi Oni Febriarto Rahardjo sebagai Wakil Direktur Utama. Sementara itu, jajaran Dewan Komisaris tidak mengalami pergeseran nama, dengan Suryo Utomo tetap bertindak sebagai Komisaris Utama dan Endra Gunawan sebagai Wakil Komisaris Utama.
Kinerja Finansial Menjelang Transformasi Baru
Pergantian formasi manajemen ini berlangsung di tengah pertumbuhan kinerja keuangan BTN sepanjang paruh pertama tahun berjalan. Hingga posisi Juni 2026, total aset perseroan tercatat menyentuh Rp545,16 triliun, tumbuh 12,41 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
CT Beri Coaching Clinic, Bongkar Cara Hadapi Masalah Bisnis

Fungsi intermediasi bank juga menunjukkan ekspansi positif. Penyaluran kredit dan pembiayaan BTN naik 11,17 persen yoy menjadi Rp418,11 triliun. Pada periode yang sama, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp433 triliun atau naik 6,55 persen yoy.
Pertumbuhan tersebut turut mendorong lonjakan profitabilitas. BTN membukukan laba bersih sebesar Rp2,41 triliun hingga akhir Juni 2026, mengalami kenaikan 40,78 persen secara tahunan.






