Chairman dan Founder CT Corp Chairul Tanjung membagikan kiat mengelola tantangan usaha dalam sesi Inspirational Talk pada ajang Lampung Financial Festival 2026 di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026). Dalam sesi tersebut, mahasiswa yang telah merintis usaha mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung melalui klinik pembinaan (coaching clinic) bersama Chairul Tanjung.
Sebanyak lima mahasiswa diundang ke atas panggung untuk menceritakan unit usaha yang mereka jalankan sekaligus berkonsultasi mengenai dinamika bisnis masing-masing. Bidang usaha yang dikonsultasikan para mahasiswa tersebut cukup beragam, mulai dari jasa bimbingan skripsi, penjualan gorengan, hingga pengelolaan kebun kelapa sawit.
Dalam sesi diskusi tersebut, sejumlah persoalan nyata diutarakan oleh para peserta. Mahasiswa menanyakan langkah dalam mengatasi bisnis yang mengalami stagnasi, strategi menghadapi pelemahan daya beli masyarakat, cara memilih karyawan, hingga mitigasi risiko kecurangan atau fraud oleh pekerja. Menanggapi keluhan tersebut, Chairul Tanjung menilai bahwa masalah-masalah yang diajukan merupakan tantangan klasik yang memang kerap dihadapi oleh para pengusaha.
Hilton Ramal Negara Asia Ini Bakal Jadi Raja Pariwisata Dunia

Secara khusus mengenai pemilihan dan pengelolaan karyawan, pria yang akrab disapa CT itu menjelaskan bahwa proses seleksi tidak dapat hanya mengandalkan tes psikologi. Hal ini dikarenakan tidak ada metode evaluasi yang bisa memberikan jaminan penuh bahwa seseorang dapat sepenuhnya dipercaya. Sebagai solusinya, ia menyarankan pelaku usaha untuk menguji calon karyawan secara bertahap dalam kurun waktu tertentu guna mengamati watak serta karakternya secara mendalam.
Chairul Tanjung turut menegaskan bahwa kesuksesan dalam dunia bisnis tidak dapat diraih secara instan. Keberhasilan memerlukan dedikasi kerja keras yang konsisten, diimbangi dengan doa serta sikap berserah diri kepada Allah SWT.
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Imbau Kampus Terdampak Sesuaikan Aktivitas Akademik

Sebagai penutup pandangannya, Chairul Tanjung menyampaikan prinsip mengenai persaingan dan keberuntungan dalam berusaha. Ia menyatakan bahwa orang bodoh akan kalah dari orang pintar, dan orang pintar dapat kalah dari orang licik. Namun demikian, orang licik tidak dapat mengalahkan orang yang beruntung. Menurutnya, panduan utama untuk menjadi orang yang beruntung dapat ditemukan di dalam Alquran.






