Perum BULOG bersama pemerintah mempercepat penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) beras ke berbagai daerah di Indonesia bagian timur, khususnya di wilayah Papua dan Maluku. Langkah akselerasi ini diambil guna menjaga ketersediaan pangan masyarakat sekaligus mengantisipasi kenaikan harga beras pada masa paceklik dan musim kemarau menjelang panen.
Proses pendistribusian tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani di sejumlah titik, termasuk Sorong dan Ambon. Penyaluran ini mencakup alokasi periode Juli hingga September 2026.
Dalam program ini, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima jatah 10 kilogram beras per bulan. Mengingat tantangan geografis dan tingginya biaya logistik di wilayah kepulauan dan pedalaman, penyaluran dilakukan secara sekaligus sebesar 30 kilogram untuk kebutuhan tiga bulan demi meningkatkan efisiensi distribusi.
Cegah Kebakaran Lahan, Pemprov Tutup Aktivitas Pendakian Gunung di Jabar

Sebaran Bantuan di Tanah Papua
Untuk enam provinsi di Tanah Papua, alokasi bantuan beras ditujukan kepada 845.425 PBP dengan total volume mencapai 25.362.750 kilogram beras.
Secara khusus di Provinsi Papua Barat Daya, program menyasar 83.342 PBP yang tersebar di lima kabupaten dan satu kota dengan total alokasi 2.500.260 kilogram beras. Dari jumlah tersebut, Kota Sorong mencatat alokasi sebanyak 1.060.440 kilogram beras untuk 35.348 PBP yang berada di 10 distrik dan 41 kelurahan. Salah satu titik penerima adalah Kelurahan Malabutor, dengan 1.861 PBP yang mendapatkan alokasi total 55.830 kilogram beras.
Realisasi Penyaluran di Wilayah Maluku
Di Provinsi Maluku, Bantuan Pangan beras periode Juli鈥揝eptember 2026 dialokasikan untuk 265.900 PBP dengan volume keseluruhan mencapai 7.977.000 kilogram atau setara 7.977 ton. Realisasi penyaluran beras di wilayah Maluku saat ini telah mencapai kisaran 60 persen, dan BULOG terus mendorong sisa kuota yang belum tersalurkan.
Usai 2 Hari, Kebakaran TPA Bojong Canar Pandeglang Akhirnya Padam

Untuk Kota Ambon, tercatat kuota bantuan sebanyak 761.490 kilogram bagi 25.383 PBP. Sebagian alokasi tersebut berada di Kecamatan Teluk Ambon yang mencakup 3.538 PBP dengan total beras 106.140 kilogram, termasuk 349 PBP di Desa Wayame dengan volume 10.470 kilogram.
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa percepatan distribusi sangat mendesak karena kondisi kemarau dan paceklik berpotensi memicu lonjakan harga di pasar sebelum masa panen tiba. Untuk memastikan pasokan tiba tepat sasaran hingga ke pelosok, BULOG terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah, jajaran TNI, dan Polri dalam mengawal seluruh rangkaian penyaluran.






