Sejumlah penumpang di Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung, terpaksa menunda hingga membatalkan agenda perjalanan mereka pada Senin (7/9/2026). Kondisi ini terjadi menyusul terganggunya operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ketidakpastian jadwal keberangkatan membuat para calon penumpang tertahan di bandara tanpa kejelasan sejak pagi hari. Salah seorang penumpang tujuan Jakarta, Hesti, mengaku sudah tiba di Bandara Radin Inten II sekitar pukul 05.30 WIB. Namun, hingga pagi menjelang siang, kepastian terkait jadwal penerbangannya tidak kunjung diperoleh.
Hesti menuturkan seluruh jadwal penerbangan pada hari itu akhirnya diputuskan dibatalkan. Situasi tersebut membuatnya bingung mencari alternatif moda transportasi lain menuju tempat tujuan.
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Menteri PPPA Minta Korban Didampingi

“Kalau untuk penerbangan jelas, hari ini cancel semua. Saya bingung juga. Kalau dapat info, Bakauheni juga ditutup,” ujar Hesti.
Keluhan senada dirasakan oleh Hapis Widodo, penumpang asal Negeri Besar yang hendak bertolak menuju Singkawang, Kalimantan Barat, untuk urusan pekerjaan. Hapis yang dijadwalkan terbang menumpangi maskapai Lion Air pukul 13.25 WIB harus menghadapi penundaan jadwal yang cukup panjang hingga pukul 18.00 WIB.
Menurut Hapis, gangguan pada rute perjalanannya tidak hanya dipicu oleh aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, melainkan juga dipengaruhi oleh kondisi asap di wilayah Pontianak. Faktor keselamatan penerbangan akibat fenomena alam tersebut dapat ia pahami secara rasional.
Kebakaran Besar di Pasar Paniai, 11 Orang Tewas

“Kami memaklumi juga keadaan ini, Krakatau. Terus yang di Pontianak itu asap. Kami sudah memaklumi juga,” tuturnya.
Meski memaklumi kendala alam yang terjadi, Hapis menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dan penanganan hak konsumen dari pihak maskapai penerbangan. Ia berharap petugas maskapai terus memberikan penjelasan berkala dan siap memproses pengembalian atau penggantian tiket sesuai ketentuan yang berlaku apabila penerbangan akhirnya resmi dibatalkan.






