Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Pendidikan

DPRD Banten Desak Dindikbud Cari Solusi Usai Tujuh SMA Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 28 Jul 2026 - 18.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
DPRD Banten Desak Dindikbud Cari Solusi Usai Tujuh SMA Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Tujuh Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta di Provinsi Banten dilaporkan mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi setempat. Keputusan pengunduran diri tersebut memicu polemik lantaran dilakukan ketika proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 sedang berlangsung. Kondisi ini secara langsung mengancam status pendanaan para peserta didik baru yang mendaftar melalui jalur program jaminan pendidikan tersebut.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Rachmat Tamam, membenarkan adanya pengajuan mundur dari sejumlah institusi pendidikan swasta. Pada Jumat (24/7), Rachmat menyatakan bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari sekolah-sekolah terkait dan saat ini masih melakukan proses rekapitulasi data. Ia mengaku belum dapat merinci alasan pasti di balik keputusan mundur tersebut karena jajarannya harus menelaah lebih lanjut landasan yang tertulis di dalam surat pengajuan dari masing-masing sekolah.

Berdasarkan data Dindikbud Banten, Program Sekolah Gratis pada tahun 2025 diikuti oleh 801 sekolah swasta yang terdiri dari jenjang SMA, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Khusus (SKh). Dengan mundurnya tujuh SMA swasta tersebut, jumlah institusi pendidikan yang berpartisipasi diproyeksikan menyusut menjadi 794 sekolah pada pelaksanaan tahun 2026. Program ini diketahui baru berjalan selama satu tahun dan ditujukan khusus bagi pembiayaan siswa kelas sepuluh.

Baca Juga

Dipicu Angin Kencang, Kebakaran di TPA Galuga Bogor Kembali Membesar

Dipicu Angin Kencang, Kebakaran di TPA Galuga Bogor Kembali Membesar

Merespons situasi ini, Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, mendesak Dindikbud untuk segera mencari jalan keluar. Pada Selasa (28/7/2026), Rifky menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewajiban mutlak untuk menjamin nasib murid-murid yang terdampak. Menurutnya, jika sekolah benar-benar keluar dari program, para siswa otomatis tidak lagi mendapatkan kucuran dana pendidikan dari Pemerintah Provinsi Banten.

Politikus dari Partai Gerindra itu mengingatkan bahwa keberlangsungan program yang digagas oleh Gubernur Banten Andra Soni ini sangat penting bagi masyarakat luas. Para orang tua yang mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah swasta melalui jalur ini memiliki keyakinan penuh bahwa biaya pendidikan akan ditanggung hingga anak mereka lulus atau menyelesaikan masa belajar di kelas tiga. Oleh karena itu, Rifky menekankan bahwa pemerintah harus memberikan kepastian agar tidak muncul keresahan di tengah para wali murid.

Lebih lanjut, Rifky melontarkan kritik keras terhadap kinerja pengawasan Dindikbud Provinsi Banten. Ia menilai mundurnya sekolah di tengah proses SPMB menjadi bukti nyata masih lemahnya sistem monitoring dan evaluasi dari pihak dinas. Seharusnya, instansi terkait melakukan langkah mitigasi sejak awal dengan memantau secara berkala kesiapan seluruh jenjang sekolah swasta yang telah menyatakan komitmennya untuk bergabung dalam program.

Baca Juga

Melawan Saat Ditangkap, Maling Motor Kawakan di Tangerang Dilumpuhkan Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Maling Motor Kawakan di Tangerang Dilumpuhkan Polisi

Rifky berpendapat bahwa institusi pendidikan tidak semestinya diizinkan mengajukan pengunduran diri secara mendadak, terlebih saat tahapan penerimaan murid baru sudah berjalan atau selesai. Ia menegaskan, apabila ada sekolah yang merasa tidak sanggup melanjutkan kerja sama, keputusan tersebut wajib disampaikan paling lambat satu semester sebelum tahapan SPMB dimulai, sehingga masyarakat tidak menjadi pihak yang paling dirugikan.

Sebagai langkah penyelesaian jangka pendek, Rifky meminta Dindikbud Banten untuk segera duduk bersama pihak pengelola sekolah guna mencari solusi terbaik. Hak para murid baru yang telanjur mendaftar di tujuh sekolah tersebut harus tetap dipastikan sebagai peserta didik yang ditanggung oleh program pemerintah. Sementara itu, sebagai tindak lanjut pengawasan legislatif, Komisi V DPRD Provinsi Banten berencana memanggil jajaran Dindikbud untuk meminta penjelasan komprehensif sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program agar insiden serupa tidak terulang pada SPMB di tahun-tahun mendatang.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPRD BantenSekolah GratisDindikbud BantenPemprov BantenSMA Swasta

Berita Terbaru Lainnya

PFI Imbau Publik dan Pembuat Konten Tak Sebar Informasi Belum Terverifikasi Terkait Jurnalis Hilang di Selat SundaRoy Suryo Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Pekan DepanDipicu Angin Kencang, Kebakaran di TPA Galuga Bogor Kembali MembesarBak Bom Atom, Potret Hujan Bom Israel Picu Gempa di Negara Arab IniKebakaran Gudang Palet di Krian Sidoarjo, Jalur Surabaya-Mojokerto DitutupPerbedaan Gempa Tektonik dan Vulkanik Mana yang Lebih BerbahayaBPBD Jatim Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran Gunung BromoGempa M 6.2 Guncang Laut Banda Maluku, BMKG, Tidak Berpotensi Tsunami

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap