Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Dua Belas Kecamatan di Kabupaten Tangerang Berstatus Waspada Kekeringan

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 10 Agu 2026 - 10.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dua Belas Kecamatan di Kabupaten Tangerang Berstatus Waspada Kekeringan
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kabupaten Tangerang kini tengah menghadapi ancaman kekeringan yang cukup serius. Tercatat, sebanyak 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang masuk ke dalam kategori waspada kekeringan. Kondisi ini dipicu oleh curah hujan yang sangat rendah di wilayah-wilayah tersebut berdasarkan data terkini. Pemerintah daerah pun segera bersiap menghadapi potensi dampak dari fenomena alam ini setelah menerima informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah cepat sangat diperlukan agar masyarakat terhindar dari dampak buruk krisis air.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Adapun ke-12 kecamatan di Kabupaten Tangerang yang kini berstatus waspada kekeringan meliputi Kecamatan Balaraja, Cisoka, Kresek, Kronjo, Mauk, Pakuhaji, Rajeg, Sepatan, Sindang Jaya, Sukadiri, Sukamulya, dan Teluknaga. Berdasarkan peta prakiraan curah hujan yang dirilis oleh BMKG, wilayah utara Kabupaten Tangerang ditandai dengan warna cokelat. Tanda warna cokelat ini menunjukkan adanya potensi curah hujan yang sangat minim dan diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Oktober 2026. Sementara itu, puncak dari musim kemarau sendiri diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga September 2026.

Baca Juga

Asing Beli Bersih Rp343 Miliar pada Sesi I, Saham BBRI Jadi Incaran Utama

Asing Beli Bersih Rp343 Miliar pada Sesi I, Saham BBRI Jadi Incaran Utama

Menyikapi peringatan dari BMKG tersebut, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid langsung mengambil tindakan tegas. Bupati Maesyal meminta kepada seluruh camat di Kabupaten Tangerang untuk segera meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kekeringan di wilayah tugas masing-masing. Beliau menekankan agar para camat melakukan langkah antisipasi dini terhadap berbagai dampak negatif yang mungkin timbul. Dampak-dampak yang perlu diwaspadai tersebut antara lain adalah terjadinya kekurangan pasokan air bersih bagi warga, meningkatnya intensitas debu di lingkungan sekitar, hingga potensi terjadinya keretakan tanah yang dapat memicu bencana lanjutan saat intensitas hujan kembali turun nanti.

Sebagai salah satu langkah konkret dalam mengatasi krisis air bersih, Bupati Maesyal Rasyid meminta agar segera disusun draf Surat Keputusan Bupati mengenai penanganan dampak El Nino. Surat keputusan ini dirancang secara khusus untuk mengatasi masalah kekurangan pasokan air bersih yang mulai melanda warga. Dalam pelaksanaannya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ditunjuk untuk menjadi koordinator penanganan di lapangan. BPBD akan bekerja sama dan berkoordinasi secara intensif dengan PDAM, Pertamina, serta instansi terkait lainnya guna memastikan proses distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan merata. Selain itu, para camat juga diwajibkan untuk segera melaporkan kondisi kekurangan air bersih di wilayahnya kepada BPBD agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Di sisi lain, BMKG juga akan melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai salah satu upaya mitigasi guna mengurangi dampak kekeringan yang lebih luas.

Baca Juga

Dugaan Korupsi Bansos 2024 di Labuhanbatu Selatan Seret Anggota Polisi

Dugaan Korupsi Bansos 2024 di Labuhanbatu Selatan Seret Anggota Polisi

Selain masalah ketersediaan air bersih, ancaman kebakaran juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah selama musim kemarau ini. Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah secara khusus meminta seluruh camat untuk meningkatkan pengawasan terhadap maraknya aktivitas pembakaran sampah secara liar. Di tengah kondisi cuaca yang kering, pembakaran sampah ilegal sangat berpotensi memicu kebakaran yang membahayakan keselamatan warga. Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menginstruksikan para camat agar terus melakukan monitoring ketat, terutama di wilayah-wilayah yang kerap terjadi aktivitas pembakaran liar, seperti di Kecamatan Sindang Jaya dan Kecamatan Rajeg. Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan potensi bencana kebakaran dapat ditekan selama masa kekeringan berlangsung.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGKabupaten TangerangkekeringanKrisis Air Bersih

Berita Terbaru Lainnya

Raul Fernandez Menangi Balapan Utama MotoGP Inggris 2026 di SilverstoneAsing Beli Bersih Rp343 Miliar pada Sesi I, Saham BBRI Jadi Incaran UtamaPasar Modal RI Menguat di Akhir Pekan, IHSG Ditutup pada Level 6.388 dan Rupiah Menguat ke Rp 17.890Syarat Saldo Minimal Nasabah Prioritas Bank Mandiri, BRI, dan BNI per Agustus 2026Dugaan Korupsi Bansos 2024 di Labuhanbatu Selatan Seret Anggota PolisiKPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus Bupati Pemalang Nonaktif, Ini Rincian HasilnyaMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di JakartaTantangan Pemadaman Kebakaran Bromo Saat Api Mulai Melompati Lautan Pasir

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026