Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Duit Rp9,1 Triliun Punya Warga RI Digondol Maling, OJK Banjir Aduan Penipuan Daring

Togar SiregarDiterbitkan 30 Agu 2026 - 02.14 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Duit Rp9,1 Triliun Punya Warga RI Digondol Maling, OJK Banjir Aduan Penipuan Daring
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Aksi penipuan daring (scam) di tanah air kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total kerugian publik akibat maraknya berbagai aksi penipuan digital tersebut telah menembus angka lebih dari Rp9,1 triliun. Kerugian yang sangat fantastis ini berbanding lurus dengan membeludaknya laporan masyarakat yang masuk ke regulator.

Berdasarkan data OJK per 14 Januari 2026, tercatat sebanyak 432.637 pengaduan kasus penipuan masuk melalui platform Indonesia Anti Scam Center (IASC). Dari keseluruhan total dana masyarakat senilai Rp9,1 triliun yang dilaporkan hilang akibat aksi penipuan tersebut, IASC berhasil memblokir atau menyelamatkan dana sebesar Rp432 miliar.

Secara geografis, sebaran laporan penipuan online ini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Wilayah ini menjadi lumbung aduan terbesar dengan jumlah lebih dari 303.000 pengaduan, disusul kemudian oleh wilayah Sumatra dan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia.

Baca Juga

KontraS Catat 387 Orang Ditangkap dan Satu Meninggal dalam Demo 27 Agustus

KontraS Catat 387 Orang Ditangkap dan Satu Meninggal dalam Demo 27 Agustus

Lonjakan Aduan Harian di Indonesia

Frekuensi laporan penipuan yang masuk di Indonesia terbilang sangat tinggi. Aduan masyarakat melonjak drastis hingga menyentuh 1.000 laporan per hari. Jumlah aduan harian tersebut tercatat tiga hingga empat kali lipat lebih tinggi jika dibandingkan dengan catatan di negara-negara tetangga.

Sebagai perbandingan, negara-negara lain yang diajak berkoordinasi oleh otoritas umumnya hanya menerima kisaran 150, 300, atau 400 laporan penipuan per hari. Tingginya frekuensi di Indonesia menegaskan masifnya peredaran kejahatan siber yang menyasar masyarakat luas.

Kendala Keterlambatan Laporan Korban

Upaya penyelamatan dana menghadapi tantangan berat akibat adanya jeda waktu antara kejadian dengan pelaporan. Sekitar 80 persen korban tercatat baru melaporkan aksi penipuan lebih dari 12 jam setelah transaksi dilakukan.

Baca Juga

Kebakaran di Gambir Jakpus, 114 Rumah Hangus, 880 Jiwa Terdampak

Kebakaran di Gambir Jakpus, 114 Rumah Hangus, 880 Jiwa Terdampak

Keterlambatan laporan ini menjadi celah bagi para pelaku kejahatan siber. Eksekutor penipuan biasanya bergerak sangat cepat dengan menguras serta memindahkan uang korban dalam kurun waktu kurang dari 1 jam.

Setelah berhasil dikuasai, pelaku dengan cepat memecah dan mengalirkan dana curian ke berbagai ekosistem digital lintas sektor. Modus pemindahan dana tersebut mencakup pengalihan ke dompet digital (e-wallet), aset kripto, emas digital, hingga transaksi di platform e-commerce guna mengaburkan jejak perpindahan dana.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ojkkejahatan siberPenipuan DaringIASC

Berita Terbaru Lainnya

KontraS Catat 387 Orang Ditangkap dan Satu Meninggal dalam Demo 27 AgustusKebakaran di Gambir Jakpus, 114 Rumah Hangus, 880 Jiwa Terdampak114 Rumah Terdampak Kebakaran di Gambir Jakpus, Tim Forensik DiterjunkanPemkot Bandung Serahkan Bantuan Rp2,03 Miliar untuk Korban Gempa NTTKLH Usut 19 Perusahaan Terkait Kebakaran Lahan 11 Ribu Hektare di 7 ProvinsiKontraS Catat 387 Orang Ditangkap Polisi saat Demo 27 AgustusMenpar, Kerugian Kebakaran Desa Adat Sade Capai Rp33,84 MiliarKebakaran di Gambir Jakpus Hanguskan Sejumlah Rumah dan Gedung Kosong

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap