Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi telah memastikan adanya pemangkasan target produksi untuk komoditas batu bara dan nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026. Keputusan pemangkasan ini diumumkan langsung oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, saat memberikan keterangan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada hari Rabu, 14 Januari 2026. Kebijakan pemangkasan kuota produksi nikel oleh pemerintah ini menetapkan angka target baru di kisaran 260 juta hingga 270 juta ton dalam RKAB 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari penataan ulang target sektor pertambangan








