Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali meningkat sejak Jumat (4/9/2026) malam dengan memuntahkan lava pijar (lava fountain) yang disertai suara dentuman. Seiring peningkatan aktivitas tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status gunung api tersebut pada level Siaga (Level III), menyusul sebaran hujan abu vulkanik yang mulai mencapai sejumlah kawasan permukiman.
Kondisi hujan abu ini menuntut perhatian ekstra dari pemilik kendaraan. Berbeda dari debu jalanan biasa yang bisa langsung diseka, partikel abu vulkanik memiliki sifat abrasif yang tajam. Menyeka abu secara langsung atau menyalakan wiper kaca saat permukaan masih kering dapat langsung menggores lapisan cat bodi dan kaca, sekaligus merusak karet wiper mobil.
Kepala BNPB Lapor Prabowo, Masih Ada 72.864 Orang Pengungsi Gempa NTT

Selain merusak eksterior, abu vulkanik berukuran mikro berpotensi masuk lebih dalam ke komponen teknis, mulai dari sistem mesin, filter udara, sasis, komponen pengereman, hingga bagian transmisi.
Tegas! Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Penyebab Kebakaran Hutan

Langkah Penanganan Mobil Terpapar Abu
Untuk meminimalkan risiko kerusakan pada kendaraan yang terpapar abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, terdapat beberapa langkah penanganan yang perlu dilakukan:
- Bilas dengan Air Mengalir: Jangan pernah mengelap permukaan mobil atau menyalakan wiper dalam kondisi kering. Segera semprot dan bilas bodi serta kaca menggunakan air mengalir untuk merontokkan partikel abu terlebih dahulu.
- Periksa Filter Udara dan Oli Mesin: Bersihkan atau ganti filter udara yang kotor agar pasokan udara ke ruang bakar tetap bersih. Jika kendaraan sering melintasi atau terparkir di area dengan paparan abu pekat, lakukan penggantian oli mesin secara lebih rutin untuk mencegah kontaminasi partikel halus ke ruang mesin.
- Gunakan Mode Sirkulasi Dalam pada AC: Ketika terpaksa berkendara melintasi wilayah yang terpapar abu, selalu setel sistem pendingin udara (AC) mobil pada mode sirkulasi dalam (internal circulation) agar udara luar yang mengandung abu tidak terhisap masuk ke dalam kabin.
- Lindungi Kendaraan Saat Parkir: Pasang penutup mobil (car cover) saat kendaraan harus terparkir di ruang terbuka guna mencegah penumpukan material abu vulkanik secara langsung di permukaan bodi.






