PT Merdeka Copper Gold Tbk melalui anak usahanya, PT Merdeka Gold Resources Tbk, mempercepat ekspansi operasional Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Langkah strategis ini direalisasikan melalui pembangunan fasilitas pemrosesan Carbon-in-Leach (CIL) berkapasitas 12 juta ton per tahun sekaligus pengoptimalan operasi heap leach yang tengah berjalan.
Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke P Abidin, menyampaikan bahwa perusahaan kini tengah berada pada fase ekspansi yang krusial. Fasilitas CIL dirancang untuk melengkapi metode heap leach yang sudah beroperasi dan diproyeksikan mampu mendongkrak tingkat perolehan (recovery) emas dari kisaran 80 persen menjadi lebih dari 90 persen. Fasilitas pengolahan tersebut juga disiapkan dengan desain modular yang dapat ditingkatkan kapasitasnya hingga mencapai 24 juta ton per tahun.
"Kami memasuki fase pertumbuhan penting, didukung oleh peningkatan produksi heap leach dan pembangunan fasilitas CIL 12 Mtpa," ujar Boyke dalam keterangannya pada Rabu (26/8/2026).
Pengusaha Buka-bukaan Kondisi Berat Bisnis Galangan Kapal

Tahapan persiapan lahan untuk pembangunan fasilitas CIL dilaporkan kian matang. Perusahaan menargetkan proses pengecoran beton perdana (first concrete pouring) dapat terlaksana pada awal kuartal IV 2026. Untuk menunjang peningkatan kapasitas pengolahan ini, infrastruktur penunjang dibangun secara bersamaan, mulai dari fasilitas penampungan limbah sisa pengolahan (tailings) hingga penambahan suplai listrik yang bekerja sama dengan PLN.
Kenaikan Produksi dan Perluasan Operasi Heap Leach
Sejak mencatatkan produksi emas perdana pada 14 Februari 2026, volume produksi di Tambang Emas Pani terus mengalami peningkatan. Pada kuartal I 2026, produksi tercatat sebesar 1.818 ounces, kemudian melonjak menjadi 15.594 ounces pada kuartal II 2026 seiring dengan percepatan (ramp-up) operasional heap leach.
Produksi Minyak RI Capai 578.156 Barel per Hari, Pemerintah Soroti Kendala Blok Rokan dan Blok Cepu

Pekerjaan konstruksi pada fasilitas heap leach menunjukkan kemajuan bertahap. Pembangunan Cell 1 dan Cell 2 telah rampung, dengan kapasitas yang terus ditingkatkan melalui peninggian tanggul hingga pengujung 2026. Selain itu, pengerjaan konstruksi untuk Cell 3 telah dimulai dan diproyeksikan berlanjut hingga 2027. Jika seluruh rangkaian proyek rampung, area fasilitas heap leach Tambang Emas Pani ditargetkan mampu menampung sekitar 62 juta ton bijih emas.






