Pemerintah Ukraina resmi menjatuhkan sanksi terhadap serial animasi anak populer Masha and The Bear dan melarang penayangannya di televisi nasional. Otoritas Kyiv menilai kartun tersebut menyebarkan narasi pro-Rusia serta dianggap berpotensi mengancam keamanan nasional negara tersebut.
Kebijakan pembatasan ini disahkan melalui dokumen yang ditandatangani langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Menteri Kebudayaan Ukraina Tetyana Berezhna mengonfirmasi bahwa sanksi dijatuhkan kepada pihak produser, para distributor, hingga studio pembuatnya, Animaccord Studios. Selain entitas korporasi, sanksi juga menyasar jajaran sutradara, penulis skenario, dan produser di balik produksi animasi tersebut.
Melalui ketetapan ini, Ukraina memiliki dasar hukum untuk memblokir peredaran kartun Masha and The Bear di platform dalam negeri maupun internasional, sekaligus menghentikan seluruh monetisasi tayangannya di Ukraina. Pejabat pemerintah menuduh tayangan tersebut dimanfaatkan untuk menyebarkan propaganda Kremlin sembari meraup keuntungan finansial.
Menko Yusril Soal Buku Islam ala Prabowo, Hanya Diwawancarai, Bukan Penulis

Penasihat Presiden Ukraina, Vladyslav Vlasyuk, menekankan pentingnya membendung konten propaganda yang dikemas dalam produk hiburan. Menurut Vlasyuk, upaya propaganda Rusia harus ditanggapi secara terpisah dan tegas, terutama saat disebarkan melalui platform internasional berskala besar dengan target audiens anak-anak.
Penolakan Animaccord dan Reaksi Kremlin
Tuduhan dari otoritas Ukraina tersebut mendapat bantahan langsung dari pihak produksi. Perwakilan Animaccord Studios, Melanie Bonvicino, menyatakan bahwa klaim yang dilayangkan pemerintah Ukraina adalah palsu dan bernada fitnah. Bonvicino menegaskan bahwa Animaccord selama ini menjalankan operasional secara independen dan sama sekali tidak menerima sokongan dana dari Pemerintah Rusia.
Golkar Nilai AHY Beri Sinyal Siap Maju Pilpres 2029

Pemerintah Rusia melalui Kremlin turut melontarkan kecaman atas pelarangan penyiaran tersebut. Kremlin menilai keputusan pemberian sanksi terhadap kartun anak-anak justru memperlihatkan keburukan dari rezim Kyiv.
Serial Masha and The Bear mengisahkan interaksi seorang gadis kecil bernama Masha yang tinggal bersama seekor beruang sirkus di kawasan terpencil. Tayangan ini memiliki jangkauan global yang masif dengan catatan lebih dari 37 miliar kali penayangan di platform YouTube saja, serta telah disiarkan di sekitar 100 negara, termasuk di berbagai stasiun televisi di Indonesia.






