Gempa bumi tektonik berkekuatan awal M5,6 mengguncang wilayah selatan Bayah, Banten, pada Senin (14/9/2026) pukul 16:27:40 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kemudian memperbarui parameter kekuatan gempa tersebut menjadi magnitudo M5,5.
Episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak 191 km arah barat daya Bayah, Banten, tepatnya pada koordinat 8,56掳 Lintang Selatan dan 105,70掳 Bujur Timur. Berdasarkan catatan analisis BMKG, gempa ini berada pada kedalaman hiposenter 31 km.
UK Terancam Bubar, 3 Negara Siap Deklarasi Merdeka dari Inggris

Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, gempa bumi tektonik ini dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Guncangan akibat gempa dirasakan di daerah Pandeglang dengan skala intensitas II MMI. Pada tingkat getaran ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang serta menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga pukul 16:50 WIB, hasil monitoring yang dilakukan BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Momen Menkeu Suahasil Beri Pidato Pertama di Depan PNS Kemenkeu

BMKG mengimbau masyarakat luas untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, warga juga disarankan untuk memeriksa serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat getaran gempa bumi.






