Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2026). Pelantikan ini menandai peralihan kepemimpinan bendahara negara di tengah berjalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan pengangkatan tersebut, Suahasil tercatat sebagai Menteri Keuangan ketiga di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Sebelumnya, Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani. Sebelum menduduki posisi puncak, Suahasil mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih sejak dilantik Presiden Prabowo pada 21 Oktober 2024. Hingga September 2026, ia menjalankan tugas kepemimpinan kementerian tersebut bersama Juda Agung yang dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 5 Februari 2026.
Rekam Jejak Birokrasi dan Kebijakan Fiskal
Penunjukan Suahasil tidak lepas dari pengalaman birokrasi dan keterlibatannya dalam perumusan kebijakan fiskal nasional selama bertahun-tahun. Pada 25 Oktober 2019, Presiden Joko Widodo mempercayakan posisi Wakil Menteri Keuangan kepadanya dalam Kabinet Indonesia Maju.
KPK Ungkap Hasil Penggeledahan Rumah Kontraktor Bengkulu

Sebelum masuk ke jajaran wakil menteri, pria kelahiran Jakarta, 23 November 1970 ini memimpin Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan. Suahasil mulai bertugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala BKF pada 6 Februari 2015 sebelum resmi dilantik sebagai Kepala BKF definitif pada 31 Oktober 2016, posisi yang diembannya hingga Oktober 2019.
Pengalamannya di tingkat pusat juga diperkuat oleh sejumlah penugasan strategis lain. Suahasil pernah menjabat sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009–2011), Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) periode 2009–2015, serta Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia (2010–2015). Di samping itu, ia sempat menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (KEN) pada 2013–2014 dan aktif di kepengurusan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI).
Purbaya Dicopot, Ini Daftar Reshuffle Kabinet Prabowo dari Jilid I hingga VI

Latar Belakang Pendidikan dan Dunia Akademis
Sebelum berkecimpung di pemerintahan, Suahasil memiliki fondasi akademik yang panjang. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1994, kemudian melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat dan memperoleh gelar Master of Science dari Cornell University pada 1997. Pendidikan doktoralnya diselesaikan di University of Illinois at Urbana-Champaign hingga meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) di bidang ekonomi pada 2003.
Karier profesionalnya bermula sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) sejak 1999, hingga ia meraih gelar Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi pada 2009. Di lingkungan FEB UI, Suahasil pernah mengemban tugas sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004–2005), Kepala Lembaga Demografi FEB UI (2005–2008), dan Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009–2013).






