Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menelusuri pemicu kebakaran yang melanda kawasan permukiman Kampung Adat Sade di Kabupaten Lombok Tengah. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 22.00 WITA.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses investigasi. Kendati sumber api belum dapat dipastikan secara resmi, dugaan sementara mengarah pada masalah instalasi atau aliran listrik di sejumlah bangunan.
Penyelidikan Sumber Api dan Olah TKP
Kobaran api pada malam kejadian pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga sebelum akhirnya menjalar cepat ke bangunan di sekitarnya. Untuk mencari titik terang terkait insiden ini, pihak kepolisian telah bergerak ke lokasi kejadian.
Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran Kampung Adat Sade NTB

Tim Inafis Polres Lombok Tengah bersama personel Polda NTB turun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan lanjutan oleh tim Laboratorium Forensik juga dijadwalkan guna memastikan penyebab utama kebakaran secara saintifik.
Pemerintah memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, amukan api menghanguskan sejumlah bangunan permukiman warga serta fasilitas pendukung aktivitas masyarakat dan sarana pariwisata di kawasan adat tersebut.
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla Kalimantan

Penanganan Warga dan Rencana Restorasi Kawasan
Menyikapi dampak kebakaran, pemerintah saat ini memfokuskan perhatian pada penanganan darurat bagi warga yang terdampak langsung. Bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama sebelum melangkah ke tahap penanganan fisik.
Setelah penanganan terhadap warga selesai dilakukan, pemerintah akan menyusun rencana restorasi kawasan Kampung Adat Sade. Langkah pemulihan ini dinilai sangat krusial mengingat Kampung Adat Sade merupakan situs bersejarah yang menyimpan nilai budaya tinggi bagi masyarakat suku Sasak sekaligus menjadi ikon pariwisata di Lombok Tengah.






