Kompetisi pencarian bakat D'Academy 8 (DA8) dipastikan mengalami jeda penayangan selama dua hari pada Selasa dan Rabu, 28 hingga 29 Juli 2026. Penghentian sementara babak Top 37 ini terjadi karena slot siaran bertepatan dengan jadwal turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang menyongsong Super League 2026/27. Berdasarkan jadwal, laga Grup A Piala Presiden 2026 antara DPMM FC melawan Persib akan berlangsung pada Selasa, 28 Juli. Keesokan harinya pada Rabu, 29 Juli, layar kaca akan diisi oleh pertandingan antara Persebaya menghadapi PSMS. Konser kompetisi dangdut ini baru akan dilanjutkan dengan penampilan Grup 3 pada Kamis, 30 Juli 2026.
Sebelum memasuki masa jeda, panggung DA8 telah merampungkan persaingan Grup 2 Top 37 pada Senin, 27 Juli 2026. Hasil akhir pada malam tersebut mengharuskan Nana, peserta asal Bulungan, menghentikan langkahnya di panggung kompetisi. Kontestan yang berada di bawah bimbingan pelatih Melly Lee ini resmi tersenggol setelah menempati posisi dua terbawah bersama Kira dari Bandung. Gugurnya Nana menambah daftar peserta yang tereliminasi di babak 37 besar, menyusul Revalina asal Palangka Raya yang terlebih dahulu tersingkir dari Grup 1 pada Jumat, 24 Juli 2026.
Persaingan di babak Top 37 mengharuskan setiap peserta tampil sebanyak dua kali, yakni dalam format duet bersama rekan satu pelatih dan format bernyanyi tunggal. Pada sesi duet Grup 2, penampilan memukau ditunjukkan oleh anak didik Selfi Yamma, yaitu Cendi dari Maumere dan Kira dari Bandung. Keduanya melantunkan lagu "Sejuta Luka" yang dipopulerkan oleh Rita Sugiarto dan sukses memborong tiga standing ovation dari dewan juri. Keberhasilan meraih tiga standing ovation juga ditorehkan oleh peserta asuhan Fildan, Bhita asal Pangkalpinang dan Syafiq asal Nunukan, melalui lagu "Aku Rindu Padamu" milik Evie Tamala. Sebaliknya, duet Nana dan Sahwan asal Sampang yang membawakan "Kasih dan Sayang" karya Rita Sugiarto bersama Jacky Zimah mendapatkan dua standing ovation.
PFI Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Ketegangan berlanjut saat para peserta memasuki sesi penampilan solo. Cendi menggebrak panggung lewat lagu "Laksmana Raja di Laut" milik Iyeth Bustami. Syafiq kemudian menyusul dengan membawakan "Resesi Dunia" dari Mara Karma yang berbuah dua standing ovation, pencapaian yang sama dengan Sahwan saat menyanyikan "Bekas Pacar" milik Hamdan ATT. Di sisi lain, Kira yang melantunkan "Tamu Malam Minggu" dari Endang Triswati serta Nana yang membawakan "Madu Merah" dari Meggie Diaz mendapatkan masing-masing satu standing ovation.
Di antara seluruh penampil Grup 2, Bhita menjadi bintang utama yang paling bersinar. Tampil pada urutan keenam, peserta asal Pangkalpinang ini membawakan lagu "Sudahlah" dari Iyeth Bustami dengan sangat impresif. Dewan juri tidak hanya memberikan tiga standing ovation, tetapi juga langsung menyatakan Bhita lolos ke babak selanjutnya tanpa harus menunggu pengumuman di akhir acara. Prestasi ini membuat Bhita mengikuti jejak Alexa dari Ciamis dan Inayah dari Gowa yang juga mendapat tiket lolos otomatis dari Grup 1. Peserta Grup 1 lainnya yang telah melaju adalah Fahri (Labuhan Batu), Murama (Sijunjung), dan Kadhafy (Bangkalan).
Ralph Lauren Jadi Sasaran Boikot Usai Gandeng Gal Gadot sebagai Model

Setelah Cendi, Syafiq, dan Sahwan dinyatakan aman menyusul Bhita, nasib Kira dan Nana ditentukan di titik akhir hingga Nana resmi tersenggol. Kini, panggung kompetisi bersiap menyambut aksi tujuh peserta yang tergabung dalam Grup 3 Top 37 pada Kamis mendatang. Melly Lee akan mengawal tiga anak didiknya, yakni Diva (Kuantan Singingi), Razky (Pekanbaru), dan Rofia (Kuningan). Sementara itu, Fildan akan mendampingi Khinan (Surabaya) dan Listen (Kendal), disusul Selfi Yamma yang siap mengarahkan Anggini (Majene) serta Idoy (Medan).






