Jasad seorang pria tanpa identitas ditemukan di dalam gardu listrik yang berlokasi di dekat Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (1/9). Korban diduga tewas akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi di dalam instalasi tersebut.
Kapolsek Pancoran Kompol Suminto mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian menerima laporan mengenai penemuan jasad tersebut sekitar pukul 17.50 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga masuk ke dalam gardu untuk mencuri kabel.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui masuk dari bagian bawah gardu dengan membawa sebuah kantong plastik, gergaji, serta topi. Korban kemudian menaiki tangga menuju lantai dua gardu hubung kelistrikan tersebut. Mengingat tidak adanya kartu identitas yang melekat pada tubuh korban, jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani proses identifikasi dan autopsi lebih lanjut.
Gunung Ili Lewotolok Meletus Dua Kali, Kolom Abu Capai 700 Meter

Hasil Pemeriksaan LRT dan PLN di Lokasi
Penemuan jasad ini bermula saat petugas operasional LRT mencium aroma tidak sedap dari arah gardu listrik. Mengetahui adanya jenazah di fasilitas tersebut, pihak LRT segera menghubungi kepolisian guna penanganan dan proses identifikasi.
Manager of Public Relations LRT Jabodetabek Radhitya Mardika menegaskan bahwa korban bukan merupakan pegawai LRT Jabodetabek. Pernyataan tersebut diperkuat dengan catatan internal perusahaan yang memastikan tidak ada satupun pegawai LRT yang dilaporkan hilang kontak hingga saat kejadian.
Menhut Tegaskan Penanaman Sawit di Lahan Bekas Karhutla Ilegal

Sementara itu, pemeriksaan awal yang dilakukan oleh pihak PLN menunjukkan bahwa pintu gardu hubung yang sebelumnya terkunci rapat berada dalam kondisi rusak dan terbuka. Petugas PLN juga mendapati sejumlah komponen dan kabel di dalam gardu berada dalam posisi yang tidak semestinya. Saat ini, PLN terus berkoordinasi secara intensif dengan kepolisian guna menyelidiki penyebab pasti serta rangkaian kronologi kejadian tersebut.






