Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginstruksikan percepatan pendataan dan rehabilitasi bangunan rusak saat meninjau langsung permukiman terdampak bencana di Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (16/9) petang.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek kondisi ratusan rumah warga yang hancur akibat guncangan gempa pada bulan lalu. Dalam peninjauan tersebut, Jokowi didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep, serta Sekretaris Dewan Pembina DPP PSI Grace Natalie.
Terjadi 26 Kali Gempa Selama 12 Jam di Bandung, Begini Analisis BMKG

Saat berdialog langsung di lapangan, warga penyintas mengungkapkan bahwa mereka terpaksa mengungsi di tenda-tenda darurat karena tempat tinggal mereka telah rusak berat dan tidak lagi layak huni. Menyikapi situasi tersebut, Jokowi menegaskan proses rekonstruksi dan perbaikan rumah warga akan dikoordinasikan agar memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyatakan kesiapan jajarannya untuk segera menindaklanjuti arahan itu. Pemerintah daerah bergerak mencatat kebutuhan mendesak para pengungsi, mulai dari pemenuhan logistik harian hingga pasokan material bangunan untuk perbaikan rumah.
Sambangi Warga Terdampak Gempa Palue, Jokowi Datang Bawa Bantuan

Di samping upaya rehabilitasi fisik, penanganan dampak gempa di wilayah NTT juga melibatkan santunan dan bantuan kemanusiaan. Kementerian Sosial telah menyalurkan santunan senilai Rp15 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia, sementara The Jakmania menyalurkan donasi bencana sebesar Rp50 juta melalui Baznas RI guna membantu para penyintas.






