Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat sempat mengganggu kelancaran operasional transportasi udara di Bandara Internasional Supadio (PNK), Pontianak. Penurunan jarak pandang yang signifikan memaksa sejumlah maskapai menunda hingga membatalkan jadwal penerbangan demi keselamatan operasional.
Gangguan penerbangan ini berdampak langsung pada beberapa rute keberangkatan dari bandara yang terletak di Kubu Raya tersebut. Maskapai di bawah naungan Lion Group mencatat penyesuaian jadwal hingga pembatalan akibat cuaca buruk dan jarak pandang terbatas.
Pada Kamis (3/9), penerbangan Lion Air JT-837 rute Pontianak-Surabaya yang seharusnya lepas landas pukul 10.00 WIB mengalami keterlambatan panjang dan baru diberangkatkan pada pukul 21.00 WIB. Selain itu, jadwal Lion Air JT-989 tujuan Batam yang dijadwalkan pukul 16.55 WIB baru bisa terbang pada pukul 21.32 WIB, sedangkan rute Pontianak-Batam dengan nomor penerbangan JT-955 terpaksa dibatalkan.
Pertamina Tindak Tegas Pelanggaran Penyaluran BBM Subsidi di Sumatera Barat

Langkah pembatalan serupa juga menimpa Batik Air ID-6227 tujuan Jakarta karena jarak pandang belum memenuhi batas aman penerbangan. Maskapai Super Air Jet turut membatalkan beberapa jadwal penerbangan menuju Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta menyusul kendala operasional yang belum memungkinkan.
Perwakilan Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa keputusan penundaan maupun pembatalan penerbangan diambil berdasarkan pertimbangan kondisi aktual jarak pandang, dinamika cuaca, serta faktor keselamatan. Kondisi kabut asap pekat ini dikategorikan sebagai keadaan kahar (force majeure) yang berada di luar kendali pihak maskapai. Penumpang yang terdampak diberikan opsi penerbangan berikutnya atau pengembalian biaya tiket sesuai prosedur yang berlaku.
Kemenhub Pastikan Operasional Bandara Normal Usai Erupsi Anak Krakatau

Setelah sempat mengalami gangguan jadwal, operasional penerbangan mulai membaik. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengonfirmasi bahwa aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio pada Sabtu (5/9) mulai berangsur normal seiring membaiknya jarak pandang di kawasan bandara.
General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, memastikan kondisi bandara tetap aman, kondusif, dan tertib, termasuk dalam penanganan serta pelayanan penumpang yang terdampak perubahan jadwal.






