Keterampilan merias kuku pengunjung ditunjukkan oleh Nagita di area BCA Expo Jabodetabek 2026, Hall 5-10 ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (12/9/2026). Keterbatasan pendengaran tidak membatasi perempuan perias tersebut saat melayani para pengunjung di stan Nail Art by MUA Tuli Bakti BCA.
Kehadiran ruang inklusif ini menjadi bagian dari payung program tanggung jawab sosial Bakti BCA. Program ini berfokus pada lima pilar utama, yaitu kesehatan, pendidikan, budaya, UMKM dan Desa Bakti BCA, serta lingkungan. Dalam penerapannya, BCA melakukan pendampingan berbasis relasi langsung (human to human) dengan durasi rata-rata tiga tahun hingga mitra binaan mampu mengelola usahanya secara mandiri.
Selain stan perias disabilitas, pengunjung expo juga mendatangi Toserba UMKM binaan Bakti BCA yang dijaga oleh Handaru. Stan ini menawarkan aneka komoditas daerah, mulai dari batik Pekalongan, keripik tempe, hingga produk olahan bawang asal Brebes. Di sebelahnya, Warung Bakti BCA yang dikelola Radit menyajikan camilan bernuansa lawas yang dapat dinikmati pengunjung tanpa transaksi tunai, melainkan lewat aktivasi konten media sosial.
Penduduk Jepang Usia 1 Abad Meningkat di Saat Turunnya Populasi

Melestarikan Budaya dan Mendorong Jenama Lokal
Di sektor pelestarian tradisi, Bakti BCA menampilkan Wastra Warna Alam. Kain ini dibuat secara manual oleh penenun binaan di Sumba Timur, Sumatra Utara, hingga Badui menggunakan pewarna alami dari tanaman indigo dan akar mengkudu. Pengerjaan satu helai kain tersebut membutuhkan waktu tiga hingga enam bulan. Executive Vice President Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, turut mengenakan kain tenun tradisional ini saat memantau aktivitas pameran.
Langkah pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah juga diperluas melalui payung program Bangga Lokal BCA. Diluncurkan sejak 2020, inisiatif ini telah menaungi lebih dari seribu jenama lokal di kategori makanan dan minuman, fesyen, serta produk perawatan tubuh.
BYAN Umumkan Kahar, ESDM Tegaskan Revisi RKAB Masih Dievaluasi

Sejumlah jenama turut meramaikan pameran di BSD, antara lain Candia yang dirintis oleh Kashaya dan Margie, Botanical Essentials, Voyej, HMNS, Dippolar, serta Smithberlin. Bagi Candia, pameran ini merupakan keikutsertaan perdana dalam Bangga Lokal BCA, sementara Botanical Essentials tercatat telah berpartisipasi selama dua tahun berturut-turut.
Perhelatan BCA Expo Jabodetabek 2026 berlangsung hingga Minggu (13/9/2026), melengkapi rangkaian pameran yang telah digelar di Surabaya, Malang, Semarang, Medan, Bandung, dan Denpasar sejak Agustus. Di luar acara luring, akses produk dan layanan expo ini masih dibuka secara daring melalui situs expo.bca.co.id hingga akhir Oktober.






