Aktivitas bongkar muat pasokan minyak di perairan lepas pantai menuntut kesiapan armada tanpa jeda. Di Terminal Khusus (Tersus) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VI Balongan (RU VI), kapal penunjang Transko Dara 3218 milik PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) disiagakan selama 24 jam penuh untuk mengawal kelancaran distribusi energi nasional.
Keberadaan kapal pendukung ini krusial dalam memandu pergerakan kapal-kapal tanker migas, baik saat proses merapat (sandar) maupun lepas sandar di Tersus RU VI. Selain membantu olah gerak tanker, Transko Dara 3218 bertugas memobilisasi personel operasional menuju fasilitas Single Point Mooring (SPM). SPM merupakan pelampung terapung lepas pantai yang berfungsi sebagai titik sandar tanker sekaligus sarana penyalur muatan cair, termasuk minyak mentah menuju kilang.
Dalam ritme operasional kilang yang dinamis, Transko Dara 3218 berlayar rata-rata hingga tiga kali per hari secara bergantian dengan armada penunjang PTK lainnya. Kesiagaan tanpa henti ini memastikan alur pasokan minyak mentah dan pengiriman produk olahan tetap berlangsung lancar dari laut menuju daratan.
12 Bank di RI Tutup dalam 8 Bulan!

Keandalan layanan di Balongan memegang pengaruh besar terhadap ketahanan pasokan BBM di berbagai daerah. Kilang RU VI Balongan memikul peranan vital dalam menyuplai sekitar 80 persen kebutuhan energi di wilayah Jawa bagian Barat, yang mencakup DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Dari fasilitas ini pula pasokan energi dialirkan menuju Pontianak, Banjarmasin, Kotabaru, hingga menjangkau sejumlah kawasan di Indonesia Timur.
Sebagai bagian dari Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina, PTK mengelola empat pilar lini bisnis utama, yaitu kapal penunjang, layanan maritim, operasional pelabuhan, dan penyedia pergudangan pesisir (shorebase). Skala operasi maritim perseroan saat ini ditopang oleh 370 unit kapal milik dan 90 unit kapal sewa yang tersebar di seluruh perairan Indonesia.
Gempa NTT, Telkom Akses Gercep Turunkan 150 Teknisi, Layanan Siaga 24 Jam

Kesiagaan operasional Transko Dara 3218 di Balongan menjadi bagian dari implementasi strategi PTK pada 2026. Fokus perseroan diarahkan pada penguatan bisnis inti, pencapaian keunggulan operasional (operational excellence), optimalisasi operasi, inovasi, transformasi digital, serta komitmen terhadap keberlanjutan sektor maritim nasional.






