Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Cendana Timur, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang penghuni rumah, termasuk dua anak balita, mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Korban yang menderita luka bakar hampir di sekujur tubuh terdiri atas seorang perempuan berusia 50 tahun yang bekerja sebagai asisten rumah tangga, serta dua balita masing-masing berusia 4 tahun dan 6 bulan. Saat kobaran api muncul, kedua orang tua balita tersebut sedang berada di luar rumah untuk bekerja.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung elpiji di bagian dapur. Kobaran api seketika membesar dan merembet ke ruang keluarga yang berada persis di sebelahnya. Situasi tersebut memicu kepanikan dan membuat ketiga korban terjebak karena tidak sempat keluar menyelamatkan diri.
Kemenkes Butuh Rp 200 M untuk Bangun Ulang 2 RS yang Rusak Imbas Gempa NTT

Melihat adanya kepulan api dan warga yang terjebak, warga sekitar bergegas memberikan pertolongan serta berupaya memadamkan api secara mandiri agar tidak menjalar ke deretan rumah lain di permukiman padat tersebut. Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dari warga sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Aek Haruaya.
Untuk menjinakkan api, Dinas Damkar Kota Semarang menerjunkan 5 unit mobil pemadam kebakaran bersama 28 personel ke lokasi. Petugas sempat menghadapi kendala akses karena gang menuju titik lokasi kejadian sangat sempit. Pemadaman awal terpaksa dilakukan dengan menyemprotkan air dari jarak jauh, sebelum personel dapat mendekat menggunakan rangkaian selang panjang setelah api mulai terkendali.
Pemuda Bekasi Ditangkap Usai Unggah 'Kepung DPR

Amukan api berhasil dipadamkan sepenuhnya, namun insiden ini menyebabkan kerusakan struktur bangunan berupa keretakan pada dinding rumah serta menghanguskan seluruh perabot rumah tangga di dalamnya.






