Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyalurkan bantuan sosial secara langsung bagi korban terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Rutan Kelas IIB Ruteng pada Kamis (3/9/2026).
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi hadir langsung memimpin penyaluran bantuan tersebut mewakili Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Bantuan yang diserahkan mencakup berbagai paket kebutuhan pokok dan pasokan kesehatan untuk meringankan beban pihak-pihak terdampak bencana, mulai dari Rutan Ruteng hingga jajaran Kantor Imigrasi Kelas II Labuan Bajo.
Seluruh paket bantuan logistik dan kesehatan tersebut bersumber dari aksi donasi kolektif internal pegawai Kemenimipas, termasuk kontribusi dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenimipas serta Persatuan Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS).
Gempa Flores Rusak 509 Rumah Ibadah, Kemenag Gerak Cepat Turun Tangan

Selain menyalurkan logistik, Dirjenpas Mashudi bersama rombongan Kanwil Ditjenpas NTT meninjau langsung tingkat kerusakan sarana dan prasarana di Rutan Kelas IIB Ruteng. Bangunan rutan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan signifikan pada sejumlah bagian akibat guncangan gempa bumi yang melanda wilayah NTT pada 15 Agustus 2026.
Menindaklanjuti kerusakan fasilitas tersebut, Mashudi menginstruksikan jajaran Direktorat Sarana, Prasarana, dan Pelayanan Pemasyarakatan (SSPP) untuk segera merumuskan Rencana Anggaran Biaya (RAB) guna mempercepat proses rehabilitasi fisik bangunan rutan.
BPBD Cilacap Sebut Belum Ada Laporan Kerusakan akibat Gempa

Dalam agenda kerja yang sama di wilayah NTT, Mashudi turut meninjau kesiapan lahan seluas 3,3 hektare milik Kemenimipas di Labuan Bajo, yang merupakan aset pengalihan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.






