Berita Viral Terkini

Koalisi Besar Buruh Rampungkan Draf UU Ketenagakerjaan untuk DPR

Uria KilaPublished 25 Jul 2026 - 10.140 Reads
Bagikan WhatsAppX
Koalisi Besar Buruh Rampungkan Draf UU Ketenagakerjaan untuk DPR
Ilustrasi Ekonomi. Foto: Republika - Nasional.
A-A+

Gerakan buruh di Indonesia kerap diwarnai dengan perbedaan pandangan antarorganisasi. Namun, sebuah langkah bersejarah baru saja tercipta ketika sebagian besar elemen pekerja memutuskan untuk meruntuhkan sekat ego sektoral demi satu tujuan bersama. Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia telah berhasil merampungkan draf usulan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang siap diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada pekan depan. Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa persatuan dapat menghasilkan daya tawar yang lebih kuat dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Penyusunan draf ini tidak berjalan instan. Tim perumus dari berbagai konfederasi harus meluangkan waktu lebih lama dari jadwal awal yang hanya tiga hari menjadi lima hari kerja keras. Perpanjangan waktu ini diperlukan demi mengakomodasi banyaknya aspirasi penting dari berbagai sektor pekerja. Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil berupa sebuah draf komprehensif yang mewakili sekitar 90 persen kekuatan buruh di seluruh penjuru tanah air. Kekuatan besar ini ditopang oleh bergabungnya 17 konfederasi serikat pekerja terbesar dan 157 federasi dalam satu wadah perjuangan.

Also Read

Investor Domestik Topang IHSG di Tengah Aksi Jual Asing

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menegaskan bahwa penyerahan draf ini merupakan wujud nyata partisipasi aktif buruh dalam proses legislasi nasional. Penegasan tersebut disampaikan saat peresmian Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia di kawasan Jakarta Selatan. Menurut Andi Gani, pembentukan koalisi ini didasari oleh kesadaran kolektif bahwa perjuangan yang terpecah-pecah hanya akan berujung pada kekalahan. Oleh karena itu, seluruh pimpinan serikat pekerja sepakat untuk meleburkan ego kelompok demi kepentingan yang lebih besar.

Acara peresmian sekretariat bersama ini juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran pemimpin tertinggi Polri tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara kepolisian dan kaum buruh. Andi Gani mengapresiasi rekam jejak Kapolri yang dinilai selalu membuka ruang dialog sejak menjabat sebagai Kabareskrim. Salah satu bukti nyata dari kerja sama ini adalah kinerja Desk Ketenagakerjaan yang telah berhasil menyelesaikan 97 kasus hukum terkait hak pekerja, dengan total nilai hak yang diselamatkan mencapai ratusan miliar rupiah.

Also Read

Pemerintah Pastikan TNI dan Polri Tidak Memiliki Wewenang Menagih Pajak

Ke depan, kerja sama antara buruh dan kepolisian diharapkan dapat terus diperkuat hingga ke tingkat daerah guna memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja. Untuk mendukung perjuangan yang berkelanjutan, Sekretariat Bersama ini akan dioperasikan secara penuh selama 24 jam sebagai pusat koordinasi, komunikasi, dan konsultasi. Wadah ini diisi oleh berbagai elemen serikat pekerja ternama, termasuk KSPSI pimpinan Andi Gani Nena Wea, KSPSI pimpinan Jumhur Hidayat, KSPSI pimpinan Yorrys, KSBSI, Konfederasi KASBI, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia, dan sejumlah federasi besar lainnya yang kini berdiri dalam satu barisan.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca