Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusinessPopuler
Beranda/Bisnis

Krisis Pangan Hantam Eropa Akibat Gelombang Panas Ekstrem, Kerugian Capai 180 Miliar Euro

Rimba NainggolanDiterbitkan 21 Agu 2026 - 09.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Krisis Pangan Hantam Eropa Akibat Gelombang Panas Ekstrem, Kerugian Capai 180 Miliar Euro
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Gelombang panas ekstrem yang melanda benua Eropa secara tiada henti pada musim panas tahun 2026 telah memicu kekhawatiran besar di sektor pertanian. Para produsen pertanian di berbagai negara Uni Eropa kini memperingatkan adanya penurunan tajam pada hasil panen mereka. Kondisi iklim yang tidak bersahabat ini diyakini oleh para ekonom akan memicu lonjakan harga kebutuhan pokok konsumen dalam beberapa bulan mendatang.

Berdasarkan pantauan Layanan Perubahan Iklim Copernicus, bulan Juni dan Juli tercatat sebagai rekor bulan terpanas sepanjang sejarah wilayah Eropa Barat. Lembaga tersebut memperingatkan bahwa risiko berkelanjutan dari gelombang panas ini masih akan terus membayangi sebagian besar wilayah Eropa sepanjang bulan Agustus hingga September. Dampak langsung dari suhu ekstrem tersebut membuat cadangan air tanah di sebagian besar wilayah Prancis terkuras parah pada awal Agustus.

Baca Juga

Pengusaha Garut Pekerjakan Napi untuk Produksi Pupuk Organik Cair

Pengusaha Garut Pekerjakan Napi untuk Produksi Pupuk Organik Cair

Kondisi kekeringan ini sangat memukul para produsen lokal di Prancis. Prince de Bretagne memproyeksikan penurunan hasil panen musim panas mencapai 40 persen untuk kacang polong, 60 persen untuk brokoli, serta antara 50 persen hingga 100 persen untuk tanaman artichoke. Presiden Unilet, Eric Legras, menyebut bahwa panas yang sangat ekstrem ini juga telah menghantam wilayah utara dan barat daya Prancis. Di sektor lain, para peternak memperingatkan adanya defisit produksi pakan hijauan yang kian membengkak menjelang musim dingin, sementara Komite Nasional Promosi Telur Prancis memperkirakan gelombang panas telah memangkas hasil produksi harian hingga sekitar satu juta butir telur.

Situasi krisis juga meluas ke negara-negara Eropa lainnya. Di Italia, asosiasi pertanian Coldiretti membeberkan bahwa krisis kekurangan air telah membuat beberapa sawah hancur total. Sementara itu, para petani di Spanyol melaporkan penurunan yang cukup besar dalam hasil panen sereal mereka serta mengalami defisit pakan ternak. Dari Jerman, Asosiasi Petani Jerman pada hari Selasa memberikan peringatan bahwa produksi biji-bijian akan turun sebesar 7 persen, atau 3,3 juta ton lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Di Polandia, media bisnis Puls Biznesu pada bulan lalu memprediksi kekeringan berkepanjangan ini dapat memaksa negaranya menjadi jauh lebih bergantung pada impor bahan pangan.

Baca Juga

Perkuat Peran KDKMP, BRI Sabet Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Perkuat Peran KDKMP, BRI Sabet Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Dari sisi finansial, rentetan gelombang panas ini membawa konsekuensi ekonomi yang masif bagi Uni Eropa. Analis dari Zurich Insurance Group beserta sejumlah bank di Eropa telah mengestimasi bahwa krisis iklim dan pertanian ini dapat menguras kantong Uni Eropa dengan kerugian berkisar antara 50 miliar euro hingga 180 miliar euro.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Gelombang PanasEropa

Berita Terbaru Lainnya

Wacana Sanksi Denda Truk ODOL dan Diskon Tarif Tol Mudik 2026Perluas Jaminan Sosial, BPJS Kesehatan Raih Koperasi Awards 2026Pengusaha Garut Pekerjakan Napi untuk Produksi Pupuk Organik CairAyah Kandung Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan Anak di MeraukePerkuat Peran KDKMP, BRI Sabet Penghargaan Bakti Koperasi Pradana NayakaCara Pupuk Indonesia Menjamin Kelancaran Rantai Pasok Melalui Koperasi Desa Merah PutihBSI Raih Koperasi Awards 2026, Tegaskan Siap Kembangkan KoperasiKeluhan Aa Juju Terhadap Hyundai Ioniq 5 dan Klarifikasi Resmi HMID

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap