Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Kualitas Kredit Membaik, Rasio Loan at Risk Bank Danamon Turun Menjadi 7,8 Persen

Togar SiregarDiterbitkan 31 Jul 2026 - 00.09 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kualitas Kredit Membaik, Rasio Loan at Risk Bank Danamon Turun Menjadi 7,8 Persen
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan pencapaian positif terkait perbaikan kualitas kredit pada paruh pertama tahun ini. Berdasarkan laporan kinerja keuangan perusahaan, kualitas aset perseroan menunjukkan tren yang semakin sehat pada semester I 2026. Perbaikan kualitas kredit ini menjadi salah satu indikator utama dari stabilitas operasional perbankan yang dikelola oleh manajemen. Indikator perbaikan tersebut secara langsung tecermin dari penurunan rasio risiko kredit bermasalah atau yang lebih dikenal dengan istilah loan at risk (LAR) selama enam bulan pertama pada tahun berjalan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Berdasarkan data operasional per 30 Juni 2026, rasio loan at risk (LAR) yang dicatatkan oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk mengalami penurunan hingga berada di level 7,8 persen. Jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, posisi rasio loan at risk tersebut membaik secara signifikan sebesar 263 basis poin. Bersamaan dengan membaiknya angka loan at risk, perseroan juga mencatatkan rasio pencadangan kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) coverage ratio yang sangat solid. Tercatat, angka pencadangan kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) coverage ratio perseroan telah mencapai level 282,4 persen pada akhir bulan Juni 2026.

Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Nobuya Kawasaki, memaparkan bahwa perseroan berupaya penuh untuk menjaga kualitas aset di tengah pertumbuhan bisnis perbankan yang berkelanjutan. Pencapaian dalam menjaga kualitas aset tersebut ditopang oleh penerapan manajemen risiko yang senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian atau tata kelola yang pruden. "Sepanjang semester pertama 2026, Danamon konsisten merealisasikan fokus strategis untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat kolaborasi dalam ekosistem finansial grup," ujar Nobuya Kawasaki dalam sebuah taklimat media yang diselenggarakan secara daring di Jakarta pada hari Kamis, 30 Juli 2026.

Baca Juga

Respons Prabowo soal Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo

Respons Prabowo soal Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo

Seiring dengan membaiknya kualitas aset dan kredit perbankan, PT Bank Danamon Indonesia Tbk turut membukukan pertumbuhan yang kuat pada fungsi intermediasi keuangan. Hingga bulan Juni 2026, perseroan melaporkan bahwa total kredit dan trade finance secara konsolidasian mengalami kenaikan sebesar 12 persen secara tahunan atau year-on-year. Peningkatan persentase tersebut membawa total penyaluran kredit dan trade finance perseroan menjadi Rp 230,1 triliun. Kinerja positif pada fungsi intermediasi ini secara khusus didorong oleh pertumbuhan yang masif pada lini bisnis Enterprise Banking and Financial Institution, yang tercatat tumbuh sebesar 19 persen menjadi Rp 109,7 triliun.

Pada sisi penghimpunan dana nasabah, PT Bank Danamon Indonesia Tbk juga mencatatkan peningkatan likuiditas yang terkelola dengan baik. Total dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun oleh perseroan, yang mencakup instrumen giro, tabungan, serta deposito, mengalami peningkatan sebesar 14 persen secara keseluruhan. Kenaikan tersebut membuat total dana pihak ketiga perseroan mencapai angka Rp 181,7 triliun. Keberhasilan dalam mengelola aset dan liabilitas ini memberikan dampak positif secara langsung terhadap pendapatan operasional perusahaan. Pendapatan operasional bank tercatat mengalami kenaikan sebesar 7 persen menjadi Rp 12,6 triliun, sementara margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) perseroan tetap terjaga di posisi 8,1 persen.

Baca Juga

Kemenperin Siapkan Dashboard War Room untuk Cegah Penutupan Pabrik Manufaktur

Kemenperin Siapkan Dashboard War Room untuk Cegah Penutupan Pabrik Manufaktur

Seluruh kinerja operasional dan perbaikan kualitas kredit tersebut pada akhirnya bermuara pada peningkatan profitabilitas PT Bank Danamon Indonesia Tbk secara menyeluruh. Laba bersih konsolidasian perseroan dilaporkan mencapai Rp 2,4 triliun pada semester I 2026, yang mana angka tersebut bertumbuh sebesar 33 persen jika dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu. Kinerja keuangan yang solid ini dinilai akan menjadi modal penting bagi perseroan untuk melanjutkan ekspansi dan pertumbuhan bisnis pada paruh kedua tahun ini. Sebagai bagian dari langkah strategis ke depan, perseroan akan terus memperkuat sinergi di dalam ekosistem One Financial Group bersama dengan MUFG.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Laba BersihKinerja KeuanganKredit PerbankanBank DanamonMUFG

Berita Terbaru Lainnya

Kejaksaan Agung Periksa Tan Kian dan Ferry Hongkiriwang Terkait Kasus TPPU Febrie AdriansyahWN Amerika Promosikan Lahan 54 Are di Kintamani, Imigrasi Denpasar Layangkan PemanggilanRespons Prabowo soal Calon Gubernur BI Pengganti Perry WarjiyoKemenperin Siapkan Dashboard War Room untuk Cegah Penutupan Pabrik ManufakturKemkomdigi Dorong Peningkatan Kapasitas Digital Perempuan Pelaku UMKM Lewat She-ConnectsRamalan Shio Jumat 31 Juli 2026, Dinamika Energi bagi Monyet, Ayam, Anjing, dan BabiIndonesia Inisiasi Diskusi Ketahanan Desa ASEAN di Sela ACDM ke-48Bank Danamon Cetak Laba Bersih Rp2,4 Triliun pada Semester I-2026

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap